Breaking News:

Tribun Kampus

Dosen Unibos Tingkatkan Penghasilan Nelayan Budidaya Ikan Kerapu di Pangkep

Workshop diikuti oleh 20 orang nelayan dari Dusun Saugi Kabupaten Pangkep yang digelar di Hotel Grand Asia Makassar, Senin (1/11/2021).

Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/rudi salam
Dosen Unibos penerima program Matching Fund tahun 2021 menggelar workshop pemecahan masalah pengembangan budidaya ikan kerapu di Hotel Grand Asia Makassar, Senin (1/11/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen Universitas Bosowa (Unibos) penerima program Matching Fund tahun 2021 menggelar workshop pemecahan masalah pengembangan budidaya ikan kerapu.

Workshop diikuti oleh 20 orang nelayan dari Dusun Saugi Kabupaten Pangkep yang digelar di Hotel Grand Asia Makassar, Senin (1/11/2021).

Kegiatan ini mengangkat tema Pengembangan Usaha Perikanan Budidaya Ikan Kerapu yang Bekerjasama dengan Koperasi Baji Ati melalui System Keramba Jaring Apung. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Unibos Prof Saleh Pallu dan para wakil rektor.

Juga sekretaris universitas dan Ketua LPPM Unibos serta Pembina program Dr. Hasanuddin Remmang.

Tim dosen Matching Fund terdiri atas ketua tim Syamsuddin Djafar serta anggota Muh Tang  dan Dr. Zulkifli Makkawaru.

Ketua tim Syamsuddin Djafar berharap tingkat pendapatan nelayan menjadi lebih baik khususnya budidaya ikan kerapu.

“Diharapkan yang datang nelayan banyak membudidaya ikan kerapu karena lokasi itu sangat cocok untuk budidaya tersebut,” katanya via rilis Humas Unibos ke tribun-timur.com.

Rektor Unibos Prof Saleh Pallu mengatakan bahwa program Matching Fund antara Unibos dengan Koperasi Baji Ati Pulau Saugi ini dapat berhasil sesuai target.

Juga mencapai semua tujuan program, dan memeberikan manfaat kepada masyarakat.

“Saya sebagai rektor bangga Unibos dapat melaksanakan program ini,” tuturnya.

Dirinya berharap mitra bisa mengalami peningkatan kinerja dalam menghasilkan ikan kerapu yang mampu menjadi komoditas utama di Pangkepx

“Ke depan bisa menjadi komoditas ekspor dan koperasi baji ati bisa menjadi percontohan,” katannya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved