Breaking News:

Tribun VIP

Muthia Nur Cahya, Atlet Senam Sulsel Peraih Emas PON XX Papua Pernah Daftar Polisi

Dibalik olahraga senam ditekuni sejak sekolah dasar, Muthi ternyata punya keinginan jadi dokter sejak kecil.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
Tangkapan layar youtube
Bincang VIP Tribun Timur menghadirkan atlet Sulsel peraih medali emas di cabang olahraga senam, Muthia Nur Cahya. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Muthia Nur Cahya merupakan atlet peraih medali emas bagi kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada awal  Oktober lalu.

Dia memperoleh emas di nomor alat palang bertingkat. 

Mengalahkan tiga rekannya di Pelatnas.

Muthi sapaan akrabnya kumpulkan 11.033 poin.

Unggul dari atlet Jawa Timur, Tasza Miranda 11.000 poin. Badia Indah 10.500 poin dan Sr Martiani dengan 10.167 poin dari DKI Jakarta.

Dibalik olahraga senam ditekuni sejak sekolah dasar, Muthi ternyata punya keinginan jadi dokter sejak kecil.

Baca juga: Jatuh 2 Kali, Atlet Senam Artistik Sulsel Muthia Nur Gagal Tambah Medali di PON XX Papua

Selain itu, ia juga pernah mendaftar polisi tahun 2020, tetapi gagal. Tinggi badannya tak memenuhi syarat.

Untuk jalur umum tinggi badan untuk perempuan mencapai 160 centimeter. Untuk jalur prestasi 157 centimeter.

Sementara tinggi badannya hanya 156 centimeter.

"Waktu kecil ingin jadi dokter. Lalu 2020 justru daftar polisi, tapi tidak lolos karena tinggi badan kurang. Sekarang ingin jadi atlet profesional saja," katanya dalam Tribun VIP, Sabtu (30/10/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved