Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Maros

VIDEO: OJK Serahkan Bantuan 1.530 Alat Perangkap Kepiting ke KUB Binanga Sangkara II Maros

Otoritas Jasa Keungan (OJK) melakukan kunjungan di Klaster UMKM di Dusun Binanga Sangkara, Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Otoritas Jasa Keungan (OJK) melakukan kunjungan di Klaster UMKM di Dusun Binanga Sangkara, Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Kamis (28/10/21).

Pihak OJK menyerahkan dukungan partisipasi kepada Klaster UMKM yang bisa digunakan dalam proses pengembangan usaha.

Kepala OJK Regional 6 Sulampua, Mohamad Nurdin Subandi mengatakan, dukungan partisipasi OJK yakni alat perangkap kepiting dan timbangan digital kepada KUB Binanga Sangkara II.

Selain itu, juga alat pemotong bahan mentah keripik yang bahan dasarnya adalah kepiting rajungan kepada Poklasar Ujung Parappa. 

"Ada kurang lebih 1.530 alat perangkap kepiting, 2 timbangan digital kepada kelompok nelayan dan 2 alat pengiris bahan mentah keripik kepada kelompok pengolah makanan bahan kepiting," ujarnya.

Selain itu, ada juga penyerahan fasilitas KUR klaster kepada kelompok nelayan.

OJK juga menunjukkan dukungannya terhadap akselerasi akses keuangan melalui penyaluran KUR Klaster untuk Sektor Perikanan dengan komoditi Kepiting Rajungan di Maros, Sulawesi Selatan.

"Adapun penyaluran KUR dan pengembangan ekosistem KUR Klaster Sektor Perikanan di Maros diharapkan dapat membantu nelayan yang telah tergabung dalam KUB Binanga Sangkara II dan Klaster olahan kepiting," ujarnya.

Diketahui, hasil penjualan KUB Binanga Sangkara II yang tidak terserap oleh offtaker, dapat diolah menjadi produk makanan ringan seperti abon, stik dan kerupuk yang dihasilkan oleh Poklasar Ujung Parappa.

"Kami berharap, ekosistem KUR Klaster ini dapat terus tumbuh dan berkembang sehingga dapat turut andil dalam meningkatkan akses keuangan masyarakat," harapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya ekosistem KUR ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

"OJK juga mendukung program pemulihan ini khususnya menjaga kestabilan sektor keuangan, sekaligus mempercepat akses pembiayaan IJK kepada sektor-sektor ekonomi," ucapnya.

Subandi menjelaskan salah satu langkah OJK dalam mendorong bergeraknya ekonomi melalui UMKM adalah dengan mempercepat akses pembiayaan UMKM.

Khususnya disektor pertanian, agrobisnis, perikanan, industri kreatif, sektor ekonomi lain melalui pembiayaan Pemerintah yakni KUR. 

"Pemerintah telah menyediakan banyak program termasuk subsisdi KU KUR yang sangat besar untuk mendorong diberbagai sektor tersebut," lanjutnya.

Berdasarkan data realisasi KUR di Provinsi Sulawesi Selatan, OJK mencatat sebesar Rp11,92 Triliun (74,41% dari target) KUR telah berhasil disalurkan hingga September 2021.

"Untuk penyaluran KUR ke sektor perikanan tercatat sebesar Rp395,5 Miliar (3,32% dari total penyaluran KUR Prov. Sulawesi Selatan) dan telah disalurkan kepada 10.226 debitur," tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved