Breaking News:

Tribun Wajo

Bupati Wajo Serahkan Bantuan ke Korban Angin Kencang di Maniangpajo dan Sabbangparu

Bupati Wajo, Amran Mahmud pun mengunjungi sejumlah titik lokasi pemukiman warga yang rusak akibat angin kencang

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Wajo, Amran Mahmud pun mengunjungi sejumlah titik lokasi pemukiman warga yang rusak akibat dihantam angin kencang dan menyerahkan bantuan, pada Rabu (27102021). 

TRIBUNWAJO.COM, SABBANGPARU - Setelah diporak-porandakan angin kencang, masyarakat di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, kini mendapatkan bantuan dari pemerintah, Rabu (27/10/2021).

Bupati Wajo, Amran Mahmud pun mengunjungi sejumlah titik lokasi pemukiman warga yang rusak akibat dihantam angin kencang pada Selasa (26/10/2021) kemarin.

Lokasi pertama, di Kecamatan Maniangpajo. Ada 19 rumah yang rusak di dua desa, yakni Desa Mattirowalie dan Desa Kalola.

Sementara, di lokasi kedua di Kecamatan Sabbangparu. Ada 256 rumah yang rusak di Desa Pallimae, Desa Ugi, dan Desa Woronge.

Bantuan darurat yang diserahkan berupa bahan pokok, tikar, perlengkapan bayi, dan terpal itu berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan bantuan dari Pemkab Wajo sendiri.

"Atas nama Pemkab Wajo, tentunya berterima kasih kepada Bapak Plt Gubernur Sulsel dan Ibu Menteri Sosial atas bantuannya," kata Amran Mahmud.

Rasa keprihatinan dan empati atas musibah yang menimpa warganya terlihat dari sosok Ketua PMI Wajo itu.

Dirinya meminta kepada masyarakat yang menjadi korban untuk mengikhlaskan dan sabar menerima cobaan tersebut.

"Allah tidak akan memberikan cobaan kepada hamba-Nya di luar kemampuan mereka. Mari kita ikhlaskan, semoga dengan keikhlasan kita, Allah akan menggantikan dengan yang lebih baik dari apa yang telah diambil-Nya," katanya.

Meskipun bencana angin kencang yang menimpa beberapa wilayah desa di dua Kecamatan ini memberi dampak kepada banyak rumah tangga, Ketua IPHI Wajo yang baru dilantik ini akan mengupayakan santunan kepada masyarakat terdampak sesuai tingkat kerusakan dan kemampuan keuangan daerah.

Selain memaksimalkan APBD, Amran Mahmud juga akan mengupayakan permohonan bantuan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

"Kita juga menerima donasi bagi para dermawan, instansi, organisasi dan pihak lainnya yang ingin membantu meringankan saudara-saudara kita melalui BPBD Kabupaten Wajo," katanya.

Amran Mahmud juga meminta kepada unit dan relawan penanganan bencana dari OPD dan organisasi terkait untuk membantu evakuasi korban terdampak, sambil juga tetap melakukan pemutakhiran data terbaru.

Selain di Kecamatan Sabbangparu dan Kecamatan Maniangpajo yang terdampak angin kencang yang terjadi pada Selasa (26/10/2021) kemarin.

BPBD Kabupaten Wajo juga mencatat ada 2 rumah di Kelurahan Wiringpalennae, Kecamatan Tempe, yang terdampak angin kencang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved