Breaking News:

Tribun Wajo

Wajo Nol Kasus Covid-19, Tapi Cakupan Vaksinasi Baru 29%

Dari 300.814 orang sasaran penerima vaksin, baru ada 87.655 orang yang menerima vaksin dosis pertama atau 29,14%.

TRBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 kembali melandai di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Saat ini, sudah tidak ada lagi kasus aktif alias nol kasus Covid-19 di Bumi Lamaddukelleng.

"Alhamdulillah, sudah tidak ada lagi kasus aktif di Kabupaten Wajo," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin, Rabu (27/10/2021).

Sejauh ini, tercatat ada 1.448 kasus Covid-19. Ada 1.378 orang yang sudah sembuh dan 70 orang meninggal dunia.

Meski demikian, status PPKM meningkat menjadi level 3 di Kabupaten Wajo.

Safar menyebutkan, peningkatan itu dipicu Instruksi Mendagri 54/2021 terkait PPKM di kabupaten/kota, yang indikatornya adalah capaian vaksinasi yang mesti mencukupi 40%.

"Indikator peningkatan PPKM adalah capaian vaksinasi dosis pertama. Bagi kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya belum mencukupi 40 persen ditingkatkan satu level, dan Kabupaten Wajo meningkat ke level 3," katanya.

Hingga saat ini, proses vaksinasi kembali dikebut Pemerintah Kabupaten Wajo.

Dari 300.814 orang sasaran penerima vaksin, baru ada 87.655 orang yang menerima vaksin dosis pertama atau 29,14%.

Sementara, baru ada 51.008 orang yang menerima dosis kedua atau 16.96%.

Rendahnya cakupan vaksinasi di Kabupaten Wajo membuat pemerintah menggerakkan seluruh stakeholder untuk mempercepat vaksinasi.

Olehnya, Kabid Humas Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Kabupaten Wajo itu mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksin dan tidak pilih-pilih merek vaksin.

"Ayo vaksin, sebab vaksin adalah salah satu ikhtiar kita terhindar dari virus corona. Jangan pilih-pilih vaksin, sebab semua vaksin baik," katanya.

Selain itu, Safar meminta masyarakat agar tidak percaya pada isu-isu hoaks mengenai vaksin Covid-19.

"Tentunya kita terus mengingatkan masyarakat agar tidak percaya isu hoaks mengenai vaksin," katanya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved