Breaking News:

Kapolres Nunukan

Terbongkar Rencana Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar Sebelum Tendang Anak Buah, Kapolda Bertindak

Kejadian tersebut terekam dalam kamera CCTV dengan keterangan Polres Nunukan, 21 Oktober 2021 pukul 12.32 di pojok atas sebelah kiri.

Editor: Ansar
TribunKaltara.com
Kapolres Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), AKBP Syaiful Anwar dinonaktifkan buntut video viral dugaan penganiayaan terhadap anak buah. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar diduga melakukan penganiayaan terhadap anak buahnya.

Video penganiayaan tersebut kini sudah menentukan nasib Kapolres.

Kejadian tersebut terekam dalam kamera CCTV dengan keterangan Polres Nunukan, 21 Oktober 2021 pukul 12.32 di pojok atas sebelah kiri.

Dalam video viral berdurasi 43 detik tersebut, terlihat seorang polisi ditendang dan dipukul secara membabi buta.

Polisi yang dianiaya itu sampai tersungkur di lantai.

Sosok yang melakukan pemukulan itu disebut-sebut Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar.

Setelah video itu viral di medsos, Polda Kalimantan Utara (Kaltara) bergerak cepat menanggapi insiden tersebut.

Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat membenarkan adanya insiden di Polres Nunukan.

"Iya benar kejadiannya diduga di Aula Polres Nunukan, hari Kamis tanggal 21 Oktober," kata Kombes Pol Budi Rachmat kepada TribunKaltara.com, melalui telepon seluler, Senin (25/10/2021), pukul 21.00 Wita.

Informasi yang dihimpun, dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Kapolres Nunukan pada anak buahnya viral di sosial media melalui video berdurasi 43 detik.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved