Industri Baterai Lithium

Tak Biarkan China Sendirian Bangun Industri Baterai Lithium, Indonesia Izinkan Negara Ini Investasi?

Indonesia malah ajak musuh bebuyutan China ini untuk bergabung dalam industri baterai lithium dalam negeri yang sedang booming, siapa mereka?

grid.id via intisari-online.com
Kawasan Industri Indonesia Morowali (IMIP) di Sulawesi Tengah 

TRIBUN-TIMUR.COM - Negara-negara di dunia mengincar Indonesia sebagai pabrik industri baterai lithium.

Saat ini negara yang sudah menanamkan modal investasi membangun pabrik baterai lithium di Indonesia adalah China. Sudah ada 2 perusahaan China masuk.

Namun bukan hanya China yang dikasih izin membangun pabrik baterai lithium. 

Baru-baru ini, ada 2 perusahaan Korea Selatan yang berinvestasi pada perkembangan baterai EV di Indonesia.

Adapun dua perusahaan China adalah Shenzhen Chengxin Lithium Group Co. Ltd dan Tsingshan Holding Group dari China.

Sedangkan perusahaan Korea Selatan yang bergabung dalam megaproyek ini adalah LG Energy Solution serta Hyundai Motor Group.

Jika Shenzen Chengxin Lithium Group Co. Ltd dan Tsingshan akan menggarap baterai EV di Kawasan Industri Morowali Indonesia,

LG dan Hyundai akan mengerjakan proyek ini di Kawasan Industri Karawang.

Namun, Indonesia rupanya tidak berniat untuk berpuas diri.

Pemerintah ternyata berniat menggandeng lebih banyak raksasa energi untuk bergabung dengan proyek ini.

Salah satunya termasuk negara yang menjadi musuh bebuyutan China.

Izinkan Amerikat Serikat

Bukan Amerika Serikat (AS), tapi negara yang membuat China berang jika diakui kedaulatannya, karena hal itu bertentangan dengan paham Satu China.

Ya, ialah Taiwan yang kini akan digandeng Indonesia untuk bergabung dalam industri baterai listrik (EV).

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved