Breaking News:

Naik Pesawat Wajib PCR, Dua Politisi Sulsel Minta Masa Berlaku Ditambah 4 Hari

Dua anggota Komisi IX DPR RI asal Sulawesi Selatan menyarankan penambahan masa berlaku PCR untuk penerbangan pesawat.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
Dok pribadi Ashabul Kahfi/dokumen pribadi Aliyah Mustika Ilham
Anggota Komisi IX DPR RI bidang kesehatan Ashabul Kahfi fraksi PAN dan Aliyah Mustika Ilham fraksi Demokrat. (Foto dokumen pribadi Ashabul Kahfidokumen pribadi Aliyah Mustika Ilham) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dua anggota Komisi IX DPR RI asal Sulawesi Selatan menyarankan penambahan masa berlaku PCR untuk penerbangan pesawat.

Hal itu disampaikan menanggapi aturan baru syarat naik pesawat domestik wajib PCR.

Komisi IX adalah alat kelengkapan dewan yang mengurusi kesehatan.

Anggota Komisi IX fraksi Demokrat Aliyah Mustika Ilham menilai masa berlaku PCR harus ditambah sebagai syarat naik pesawat.

Ia menilai masa berlaku 2 kali 24 memberatkan masyarakat.

Ia mencontohkan warga yang bepergian keluar kota selama tiga hari harus dua kali tes PCR.

Baik sebelum berangkat, maupun ketika hendak pulang.

"PCR itu boleh-boleh saja, tapi jangan lagi umurnya hanya 2 hari, tapi minimal 4 sampai 5 hari," kata Aliyah saat dihubungi Sabtu (23/10/2021).

Hal senada disampaikan, anggota Komisi IX fraksi PAN Ashabul Kahfi menilai masa berlaku 2 kali 24 jam memberatkan masyarakat di daerah.

Sebab, tidak semua fasilitas pelayanan kesehatan, seperti klinik yang menyediakan tes PCR masih sangat terbatas.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved