Breaking News:

Tribun Makassar

30 Tahun Jual Pisang Epe di Losari, Cita-cita Daeng Nai Kuliahkan Anak di Kampus Ternama Terwujud

Gilang saat ini semester akhir di salah satu kampus ternama di Makassar, UIN Alauddin.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/rudi salam
Daeng Nai (60), penjual pisang epe di Pantai Losari, Jl Penghibur, Kota Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pantai Losari sama seperti malam biasanya.

Ikon Kota Makassar ini tetap ramai dikunjungi, Rabu (20/10/2021) malam.

Ada yang berswafoto hingga sekadar bersantai.

Ada juga yang menikmati kuliner Kota Daeang ini.

Iya, pisang epe.

Jajaran pedagang menjajakan pisang epe di sepanjang Jl Penghibur ini.

Usia penjualnya beragam.

Dari yang muda, hingga yang tua.

Satu diantaranya adalah Daeng Nai (60).

Ia merupakan warga Jl Cenderawasih 5.

Sudah 30 tahun ia berjualan pisang epe.

“Sudah lama mi, lebih 30 tahun,” katanya.

Setiap malamnya, ia menjajakan pisang epe seorang diri.

Kecuali di malam Minggu. 

Biasanya ia ditemani anak bungsu, Gilang.

Gilang saat ini semester akhir di salah satu kampus ternama di Makassar, UIN Alauddin.

Bahkan, dalam menjual Daeng Nai dengan bangga menggunakan astribut kampus anaknya itu.

Atribut itu adalah topi KKN UIN Alauddin Makassar.

“Ini tommi dikasi makan, dikasi sekolah sampainya kuliah,” tutur Daeng Nai.

Dalam sehari, Daeng Nai mendapatkan omzet Rp 100 hingga Rp 200 ribu.

Daeng Nai berharap Gilang sukses setelah tamat.

Dirinya menginginkan anaknya itu menjadi pejabat pemerintahan.

“Kalau ada rezekinya jadi pemerintah,” harap Daeng Nai.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved