Tribun Makassar

Webinar Akulaku, Ghita Argasasmita Berikan Edukasi Manajemen Keuangan untuk Fresh Graduate

PT Akulaku Finance Indonesia menyelenggarakan webinar series 003 dengan tema "Manajemen Keuangan untuk Fresh Graduate”.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
ist
Ghita Argasasmita selaku Founder and CEO of Integrita Financial dipercaya untuk memberikan edukasi kepada para peserta webinar, Kamis (21/10/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Akulaku Finance Indonesia menyelenggarakan webinar series 003 dengan tema "Manajemen Keuangan untuk Fresh Graduate”.

Pada sesi kali ini, Ghita Argasasmita selaku Founder and CEO of Integrita Financial dipercaya untuk memberikan edukasi kepada para peserta webinar, Kamis (21/10/2021).

Webinar ini disiarkan melalui platform zoom conference dan channel youtube Tribun Timur.

Dalam webinar ini, Ghita mengungkapkan bahwa fresh graduate pada masa kini sangat jauh berbeda dengan generasinya. 

Tantangan yang dirasakan sangat kompleks, apalagi dengan adanya kemajuan teknologi dimasa industri 4.0.

"Jadi kalau kita tidak bisa mengontrol diri, tidak tahu managemen keuangan, kebelakangnya akan ricuh," kata Ghita memulai materinya.

"Tapi ini diimbangi lagi dengan kemudahan informasi buat teman-teman. Seperti kelas (webinar) kita hari ini," kata Ghita.

Ghita menegaskan bahwa para fresh graduate akan banyak godaan yang cukup sulit untuk dipungkiri.

"Contohnya, ketika kita berada di usia 25 tahun orang kok sudah bisa beli barang mahal, sudah punya rumah, punya mobil," jelasnya.

"Terus lihat teman di sosmed, baru kerja, sudah bisa holiday. Kegalauannya tuh banyak. Padahal lulusnya bareng, tapi achievement sudah banyak," tambahnya.

Ghita juga mengilustrasikan bahwa fresh graduate itu Sandwich Generation seperti makanan burger. 

Analoginya, fresh graduate ini ibarat daging dalam lapisan burger yang diapit oleh dua roti.

"Teman-teman ada ditengah jadi dagingnya, kemudian teman-teman menanggung biaya orang tua (roti yang diatas), kemudian nanti setelah berkeluarga menanggung beban keluarga baru," jelasnya.

Ghita kemudian menjelaskan, bahwa para fresh graduate baiknya tak semuanya harus dikaitkan dengan achivement. 

Karena sebuah perencanaan keuangan bukan menuntut buat mendorong semua tujuan keuangan.

Karena semua ada waktunya, ada siklus kehidupan mempengaruhi.

"Siklus kehidupan seseorang biasanya kurang dari 30 tahun, kemudian range 30-40 tahunan kemudian masuk masa pensiun. Kalau (usia) kurang dari 30 tahun, tidak usah resah dengan dana pensiun," tegasnya.

"Fokuslah dulu, karena step by step. Fokus atur cashflow. Tidak boleh ada cashflow negatif," tutupnya. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved