Breaking News:

Tribun Makassar

Legislator PPP Minta Pemkot Makassar Telusuri Dugaan Oknum ASN Terlibat Mafia Tanah

Beberapa contoh aset yang sudah lepas seperti Bank Perwakilan Rakyat (BPR) Makassar di Jalan Bawakaraeng.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/ARI MARYADI
Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar Fraksi PPP, Rachmat Taqwa Quraisy 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota komisi A DPRD Makassar, Rachmat Taqwa Quraisy meminta pemerintah kota menelurusi dugaan keterlibatan oknum ASN dalam jaringan mafia tanah.

Hal itu disampaikan Rachmat menanggapi statement terbuka Wali Kota Danny Pomanto soal dugaan terlibatan pejabat Pemkot.

Rachmat meyakini jika Danny Pomanto menyatakan statement terbuka, besar kemungkinannya benar.

Ia mengatakan siap berkoordinasi bersama-sama mencari kebenaran dugaan keterlibatan oknum ASN dalam jaringan mafia tanah.

"Kami akan berkoordinasi ke pemerintah kota, karena kalau Pak Wali sudah ada dugaan seperti itu, besar kemungkinan. Karena beliau orang yang punya data dan dasar di setiap berargumen," kata Rachmat saat dihubungi wartawan, Jumat (22/10/2021).

Rachmat meminta Pemkot memberi sanksi tegas jika ditemukan oknum ASN terlibat jaringan mafia tanah.

Menurutnya sanksi tegas dibutuhkan untuk menunjukkan komitmen dan ketegasan pemerintah tidak sebatas menggertak.

"Tentunya memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada, karena kalau tidak ada tindakan yang tegas, pemkot hanya dianggap menggertak," ujarnya.

Rachmat mengungkapkan ada sejumlah aset pemerintah yang dikuasai pihak ketiga belakangan ini.

Untuk itu ia mengusulkan pembentukan tim untuk menelusuri kebenaran dugaan itu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved