KKB Papua
OPM: Harap Pemerintah Indonesia Hentikan Serangan Bom di Pemukiman Warga
Hal ini lantaran aktifnya anggota TNI dan Polri melakukan pengeboman dengan mortir di Pegunungan Bintang, Papua.
TRIBUN-TIMUR.COM - Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengaku jaringan internet di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, akhir-akhir ini menghilang.
Hal ini lantaran aktifnya anggota TNI dan Polri melakukan pengeboman dengan mortir di Pegunungan Bintang, Papua.
"Maaf, info sudah dua minggu lebih jaringan internet hilang. Dan baru muncul malam ini tanggal 20 Oktober 2021, tapi jaringan internet belum stabil artinya still play up," kata juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.
Penyerangan tanggal 20 Oktober 2021, TNI-Polri menggunakan helikopter di Kiwirok, pada pukul 8:30 di kampung pemas.
"Beberapa bom roket yang ditembakan belum berhasil meledak," katanya.
"Harap pemerintah Indonesia untuk hentikan serangan bom di pemukiman warga," kata Sebby.
Menurut Sebby, TNI-Polri juga menggunakan pesawat tanpa awak. "Pesawat itu di kendalikan dengan remote dari pos Koramil Kiwirok," katanya.
Tentunya klaim dari pihak TPNPB-OPM ini sulit dikonfirmasi kebenarannya di lapangan.
14 Bom
Melalui siaran persnya hari ini, Jumat (15/10/2021), TPNPB-OPM mengklaim aparat TNI-Polri telah menjatuhkan bom di Markas TPNPB Kodap 15 Ngalum Kupel di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Minggu (10/10) lalu.
Dalam rilis yang diteruskan oleh Sebby Sambom, menyebut sebanyak 14 bom dijatuhkan, akan tetapi 13 diantaranya gagal meledak dan 1 bom berhasil meledak.
“TNI-Polri telah menjatuhkan bom di Markas TPNPB Kodap 15 Ngalum Kupel dengan ledakan skala besar sebanyak 14 bom di markas pertahanan kodap XV Ngalum Kupel di district Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada tanggal 10 October 2021,” ujar Komandan Ngalum Kupel Lamek Alipky Taplo.
Menurutnya, tidak ada korban dari anggota TPNPB-OPM dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada korban baik anggota TPNPB maupun warga setempat,” sebutnya.
Laporan tersebut disampaikan oleh Komandan Ngalum Kupel Lamek Alipky Taplo. Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM juga menyatakan bertanggungjawab atas siaran pers tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/juru-bicara-opm-sebby-sambom.jpg)