Breaking News:

Tanjung Ringgit Palopo Siap Jadi Pelabuhan Bongkar Muat Barang di Teluk Bone, Ini Alasannya

bila barang-barang tersebut diambil dari Surabaya dan di bawa langsung ke Kota Palopo, maka itu akan mengurangi sejumlah biaya yang muncul

Editor: Waode Nurmin
hamdan soeharto/tribunpalopo.com
Warga Palopo memadati Pelabuhan Tanjung Ringgit, Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, Selasa (26/9/2017) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo (PLTR) siap dikembangkan sebagai salah satu pelabuhan bongkar muat barang utama di kawasan Teluk Bone.

Dan juga akan mendukung program Nasional Tol Laut Indonesia.

Hal itu diungkapkan Kepala Syahbandar Palopo, Muhammad Asgar.

Ia mengatakan, PLTR Palopo memiliki potensi yang sangat prospek dalam menunjang laju pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di Tana Luwu, bukan hanya masyarakat Kota Palopo saja.

"Jika PLTR Palopo dimaksimalkan maka bukan tidak mungkin pelabuhan ini akan menjadi pelabuhan utama di kawasan Teluk Bone," ungkap Asgar yang didampingi kepala perwakilan Area Sulawesi PT Medan Bio Energy Nusantara, Abduh Bakry Pabe, dalam rilisnya kepada Tribun Timur, Rabu (20/10/2021).

Kepala Syahbandar Kota Palopo, Muhammad Asgar bersama kepala perwakilan Area Sulawesi PT Medan Bioenergy Nusantara, Abduh Bakry Pabe
Kepala Syahbandar Kota Palopo, Muhammad Asgar bersama kepala perwakilan Area Sulawesi PT Medan Bioenergy Nusantara, Abduh Bakry Pabe (dok pribadi)

Hanya saja katanya, butuh sinergitas antara pengusaha dan pemerintah yang ada di Tana Luwu untuk memaksimalkan pelabuhan Palopo ini.

Ia mencontohkan, selama ini pengusaha mengambil barang-barang yang dibutuhkan dari Makassar.

Nah, bila barang-barang tersebut diambil dari Surabaya dan di bawa langsung ke Kota Palopo, maka itu akan mengurangi sejumlah biaya yang muncul bila diambil dari Makassar.

"Salah satu contohnya adalah besi. Selama ini para pengusaha mengambil besi dari Makassar sementara besi itu justru berasal dari Surabaya. Nah ini yang kita akan pangkas. Tidak lagi dibawa ke Makassar dulu tapi langsung dari Surabaya ke Kota Palopo," kata mantan Kepala Syahbandar Bajoe ini.

Intinya lanjut Asgar, pihaknya akan memfasilitasi semua kebutuhan yang diperlukan guna menunjang sinergitas tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved