Mustafa Kamal Attaturk
Siapa Mustafa Kemal Ataturk? Pendiri Republik Turki yang Akan Jadi Nama Jalan di DKI tapi Diprotes
Pemerintah DKI dikabarkan akan membuat sebuah nama jalan menggunakan nama Bepak Pendiri Republik Turki Mustafa Kemal Ataturk
TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah DKI dikabarkan akan membuat sebuah nama jalan menggunakan nama Bepak Pendiri Republik Turki Mustafa Kemal Ataturk.
Siapakah sosok ini dan apa yang telah ia perbuat di Turki?
Mustafa Kemal Ataturk adalah sosok nasionalis dan negarawan yang terkenal sebagai bapak pendiri Republik Turki.
Ia menjabat sebagai Presiden pertama Turki tahun 1923 M hingga wafat wafat di istana Dolmabahçe Istanbul pada 10 November 1938.
Usai Runtuhnya Imperium Turki Usmani (ottoman) dalam perang dunia pertama, Mustafa Kemal memimpin revolusi dan modernisasi Turki.
Salah satunya adalah mengenalkan tulisan latin, merombak sistem pendidikan dan merevolusi tata perundangan di Turki.
Masa Kecil
Mustafa Kemal Ataturk lahir di Thessaloniki, Yunani ada tahun 1881.
Waktu itu Thessaloniki di Yunani adalah bagian dari Kesultanan Usmaniyah dan ia seperti lazimnya orang Turki lainnya diberi nama Mustafa saja.
Sedari kecil ia terkenal sebagai sosok yang cerdas. Nama Kemal berasal dari guru Matematikanya, Sabri Bey.
Sedangkan Atturk berarti Bapak Bangsa Turk (Turki) setelah ia berhasil mendirikan nama
Karir Militer
Ketika berusia 12 tahun, ia masuk sekolah militer di Selanika 1986 dan Munatsir 1986, keduanya merupakan tempat oposisi Ottoman.
Lalu pad 14 Maret 1899, dia pindah ke Akademi Militer di kawasan Pangalti yang dekat dengan ibu kota Konstantinopel (sekarang Istanbul).
Dia lulus pada 1902. Tiga tahun, tepatnya pada 11 Januari 1905, Ataturk lulus dari Perguruan Tinggi Militer Ottoman Konstantinopel di Damaskus.
Di tempat ini pula Mustafa bergabung dengan kelompok kecil revolusioner bernama Vatan Hurriyet (Tanah Air dan Kemerdekaan) dan mulai menjadi penentang aktif Ottoman.
Di kelompok ini pula ia bertemu dengan banyak orang yang kelak akan jadi pendukungnya ketika merevolusi Turki.
Fadli Zon Usulkan Sosok ini
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra Fadli Zon mengapresiasi inisiatif KBRI Ankara yang mengusulkan nama jalan di depan KBRI menjadi Jalan Ahmet Soekarno.
"Saya apresiasi inisiatif KBRI Ankara yang mengusulkan nama Jalan Belanda menjadi Jalan Achmad Soekarno. Di jalan itu akan berdiri kantor KBRI yang baru. Ini langkah sangat bagus," ujar Fadli Zon, kepada wartawan, Senin (18/10/2021).
Namun untuk resiprokalitas, Fadli kurang sependapat jika nama yang dipilih adalah Mustafa Kemal Attaturk.
Sebab figur orang itu dianggap Fadli cukup kontroversi. Tak hanya di Turki, melainkan juga di Indonesia.
"Nah untuk resiprokalitas, pihak Turki kabarnya mengusulkan nama jalan juga, Mustafa Kemal Attaturk. Namun figur ini tak hanya kontroversi di Turki, tapi juga di Indonesia," jelasnya.
Oleh karenanya, dia mengusulkan agar nama jalan di DKI Jakarta yang akan diganti menggunakan nama sosok Fatih Sultan Mehmet II.
Fadli menyebut sosok tersebut berhasil menaklukkan Konstantinopel di usianya yang masih terbilang belia.
Menurutnya nama sosok ini akan lebih diterima Indonesia.
"Sementara kalau Jalan Fatih Sultan Mehmet II atau Jalan Muhammad al Fatih, pasti diterima mayoritas masyarakat Indonesia.
Ia adalah sang penakluk Konstantinopel pada 1453 pada usia 21 tahun. Namanya tercatat sebagai conqueror termuda sepanjang sejarah, lebih muda dari Alexander the Great," tandasnya. (Kompas TV/Tribunnews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/siapa-mustafa-kemal-ataturk-turki.jpg)