Breaking News:

Kasus Rudapaksa di Lutim

Polisi Akui Tak Tahu Keberadaan Ibu dan Tiga Anak Korban Rudapaksa di Luwu Timur

Pihak penyelidik pun telah memeriksa dokter RS Vale yang sempat melakukan pemeriksaan terhadap ke tiga anak yang menjadi korban.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polisi kembali membuka penyelidikan kasus rudapaksa tiga anak di Luwu Timur, setelah sempat dihentikan dan viral di media sosial.

Penyelidikan itu dilakukan oleh Tim Penyelidik Polres Luwu Timur.

Pihak penyelidik pun telah memeriksa dokter RS Vale yang sempat melakukan pemeriksaan terhadap ke tiga anak yang menjadi korban.

"Dokter dari Rumah Sakit Vale Sorowako sudah diperiksa," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan saat dikonfirmasi via telepon, Senin (18/10/2021) malam.

Namun, hingga kini, kata dia, penyelidik masih kekurangan keterangan kunci untuk lebih mendalami kasus itu.

Pasalnya, keterangan langsung dari pelapor atau ibu ketiga korban anak itu belum diperoleh.

Begitu juga keterangan ke tiga anak yang diduga menjadi korban rudapaksa.

"Penyidik masih membutuhkan keterangan lain, utamanya keterangan kunci dari ibu dan ketiga anaknya," ujar Zulpan.

Namun, saat dilayangkan undangan klarifikasi, RS atau pelapor tidak memenuhi undangan penyelidik di Polres Luwu Timur.

"Saat ini ibu dan tiga anaknya keberadaannya tidak diketahui. Kemudian diundang datang juga tidak datang," ujar Zulpan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved