Tribun Maros

70 Peserta Ikut Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana BPBD Maros

Pelatihan ini dilakukan untuk menciptakan SDM di bidang kebencanaan yang tangguh dan dapat bereaksi cepat sesuai SOP. 

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bersama Pemerintah Kabupaten Maros menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana di Baruga B, Kantor Bupati Maros, Sulawesi Selatan, Senin (18/10/2021). 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bersama Pemerintah Kabupaten Maros menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana.

Kegiatan itu berlangsung di Baruga B Kantor Bupati Maros, Sulawesi Selatan, Senin (18/10/21).

Pelatihan ini dilakukan untuk menciptakan SDM di bidang kebencanaan yang tangguh dan dapat bereaksi cepat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).  

Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kapasitas kesiapan siagakan para relawan dalam menghadapi bencana di Kabupaten Maros.

"Sehingga resiko yang mungkin timbul akibat bencana dapat diminimalisir. Kemarin hujan sudah mulai memunculkan dirinya, bahkan sudah ada satu bencana yang ditimbulkan," ucapnya.

Hati, sapaannya, mengatakan agar para relawan terlebih peserta dapat menambah ilmu untuk meminimalisir resiko bencana. 

"Selain kuantitas, segi kualitas juga harus ditingkatkan dengan berlatih secara terpadu. Disini peserta bisa saling berbagi pengalaman, pengetahuan juga keterampilan dalam penanggulangan bencana," imbuhnya.

Menurutnya, relawan adalah panggilan hati.

Maka dari itu, segala tenaga dan pikiran yang disumbangkan bukanlah keterpaksaan.

"Relawan itu tugas yang mulia, saya percaya yang hadir disini punya hati yang tulus membantu orang lain. Tidak mudah untuk mencari orang yang ingin membantu orang lain," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan, Nasrul mengungkapkan peserta pada pelatihan ini berasal dari satgas BPBD.

Selain itu juga terdapat beberapa perwakilan organisasi seperti Badan SAR Nasional (Basarnas), Karang Taruna, Palang Marah Indonesia (PMI), Baznas tanggap bencana, Pramuka peduli, Jaringan Pendamping Kebijakan dan Pembangunan (JPKP).

"Peserta pelatihan sekitar 70 orang yang berasal dari beberapa perwakilan organisasi juga dari satgas BPBD," imbuhnya.

Pelatihan akan berlangsung selama dua hari. 

Hari pertama memperkuat materi dan dihari kedua langsung berlatih di lapangan.

"Aksi praktek lapangan akan berlangsung di Desa Samangki, Kecamatan Simbang. Tidak hanya menerima materi, peserta juga akan dibawa untuk terjun mengaplikasikan materi yang sudah diperoleh," tutupnya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved