Breaking News:

Kesehatan

Ini Konsekuensi yang Akan Dialami Jika Sering Kurang Tidur

Faktanya, jam tidur pada malam hari dinilai lebih penting daripada waktu kita terbangun di siang hari.

Editor: Muh. Irham
Thinkstockphotos
Ilustrasi tidur 

TRIBUN-TIMUR.COM - Memiliki waktu tidur cukup jadi salah satu aspek terpenting bagi kesehatan. Namun, kita semua pun tahu bahwa tak sedikit orang yang terbiasa dengan pola tidur yang asal-asalan. Seperti hanya tidur 4 jam dalam sehari, misalnya.

Padahal ada berbagai macam konsekuensi yang berpotensi mengiringi, lho. Faktanya, jam tidur pada malam hari dinilai lebih penting daripada waktu kita terbangun di siang hari.

"Manusia membutuhkan tidur untuk dapat berfungsi dengan baik. Jadi memberikan tubuh waktu beristirahat yang cukup lewat tidur merupakan hal yang penting dari kehidupan sehari-hari," ujar direktur medis Bupa UK Health Clinics, dr. Tim Woodman dikutip Bustle, Kamis (14/10/21).

Sehingga jangan heran apabila Anda merasa begitu berenergi setelah memiliki waktu tidur yang cukup. Anda pun bisa mempertahankan fokus saat beraktivitas sepanjang hari dari kebiasaan baik ini.

"Tidur malam yang cukup juga membantu Anda memperkuat respons kekebalan tubuh dan memberi Anda waktu untuk pulih ketika sedang merasa tidak enak badan," kata Tim.

Tim mengungkapkan bahwa tidak semua orang dapat memiliki durasi tidur yang sama dan itu merupakan hal yang normal. Namun biasanya, orang dewasa membutuhkan waktu tujuh hingga sembilan jam untuk tidur setiap malamnya.

Maka, tak peduli seberapa kuat Anda meyakinkan diri sendiri bahwa tidur selama empat jam sudahlah cukup, inilah beragam konsekuensi yang berpotensi muncul saat kurang tidur.

1. Fungsi otak dan tubuh

Kurangnya waktu tidur dinilai dapat mempengaruhi fungsi otak dan tubuh untuk dapat bekerja dengan baik. Ketika seseorang memiliki waktu tidur yang kurang, maka tubuh akan membutuhkan lebih banyak energi untuk melakukan aktivitasnya di siang hari.

"Anda akan berusaha lebih keras untuk tetap terbangun pada siang hari. Itu bisa mengganggu konsentrasi, perhatian, kemampuan berpikir, pengambilan tindakan yang mungkin berisiko, dan bagaimana Anda bereaksi terhadap suatu hal" kata Tim.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved