Breaking News:

Tribun Sinjai

Cerita Korban Pinjol Ilegal di Sinjai, Diteror Hingga Data Dirinya Disebar

Awalnya ia tertarik dengan pinjaman online karena pencairannya simpel dan memang saat itu sedang membutuhkan uang.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi Andi Sinar
Korban pinjaman online di Kecamatan Sinjai Utara, Sinjai, Andi Sinar 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Salah seorang warga Kabupaten Sinjai bernama Andi Sinar Alam mengaku pernah menggunakan aplikasi pinjol ilegal.

Ia mengungkapkan bahwa awalnya ia tertarik dengan pinjaman online tersebut.

Alasannya, pencairannya simpel dan memang saat itu ia sedang membutuhkan uang.

Melihat tawaran itu di media sosial ia makin tertarik.

Namun setelah ia jalani, barulah ia rasakan pinjaman online ilegal tersebut dinilai sangat berat.

"Yang berat itu karena belum tanggal jatuh tempo sudah diteror oleh DCnya dan data nasabah sudah disebar ke kontak dengan redaksi kurang etis dan seolah-olah nasabah adalah penipu dan itu saya alami sendiri" katanya Andi Sinar, Sabtu (16/10/2021).

Ia kecewa lantaran belum masa jatuh tempo, dirinya sudah diteror oleh pihak pengelola pinjaman online ilegal.

Agar masyarakat tak mengalami hal serupa, Andi Sinar meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mendownload aplikasi pinjaman online.

"Masyarakat sih sebagian besar, tidak mencari tau dan membaca soal pinjaman online sebelum mendownload aplikasinya. Biasanya pinjol ilegal akan menawarkan tenor 21-91 hari kepada nasabah, akan tetapi pada saat pencairan tenor yang diberikan hanya tujuh hari dengan potongan bunga yang sangat tinggi," ungkapnya.

Dampak psikologi lainnya, nasabah mengalami tekanan mental sebab jika diteror oleh pihak Pinjol maka batin terganggu.

"Jangan pernah tergiur kemudahan pencairan di pinjol apalagi yang ilegal, karena itu akan menjadi boomerang nantinya diteror oleh DC. Pilihlah lembaga perbankan resmi," katanya.

Diperoleh informasi hingga saat ini setiap harinya OJK menerima kurang lebih 500 aduan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved