Breaking News:

Tribun Maros

VIDEO: Langgar Jam Operasional, Truk Pengangkut Material di Maros Bakal Ditindak

Bupati Maros, Chaidir Syam memantau proyek pembangunan jalur kereta api, di Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Suryana Anas

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Bupati Maros, Chaidir Syam memantau proyek pembangunan jalur kereta api, di Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (13/10/21).

Kedatangan Chaidir tersebut dilakukan setelah banyaknya keluhan warga mengenai aktivitas truk pengangkut material pembangunan jalur kereta yang dianggap membawa dampak negatif.

"Saya bersama Kapolres dan Kadishub dan beberapa warga langsung turun meninjau dan melihat langsung kondisi lokasi pembangunan rel kereta," ungkap Chaidir.

Usai peninjauan, Chaidir kemudian melakukan pertemuan di Kantor Lurah Pallantikang, bersama warga.

"Kami akan selalu menerima masukan-masukan dari warga, terlebih ini adalah proyek strategi nasional," lanjutnya.

Chaidir mengatakan, saat inj pihaknya sedang menggencarkan sosialisasi kepada para supir truk terkait jam operasi truk yakni pukul 08.00 - 17.00 Wita.

"Alhamdulillah hari ini kita kembali melakukan evaluasi, semoga besok semakin banyak yang mengerti setelah dilakukan sosialisasi, bahwa truk yang masuk di lingkungan warga baru bisa beroperasi setelah pukul 08.00 Wita usai anak sekolah masuk di kelasnya," tambahnya.

Selain, supir truk dihimbau agar tidak membawa material melebihi kapasitas. 

"Kemudian mengenai tanah yang dibawa truk itu tidak boleh menggunung, atau melewati kapasitas truk,"

Larangan ini bertujuan menghindari adanya material yang jatuh ke jalanan.

Untuk debu yang juga ditimbulkan truk, kata Chaidir, pihaknya akan mengusahakan agar penyiraman dilakukan lebih intens.

"Jika awalnya hanya dua kali dalam sehari, nantinya akan ditingkatkan menjadi empa kali sehari," sebutnya.

"Kami dari pemda juga akan menurunkan armada pemadam kebakaran dalam membantu proses penyiraman," tuturnya.

Chaidir juga mengatakan, akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk melakukan pencegatan terhadap truk yang melanggar aturan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved