Breaking News:

Podcast Tribun Timur

Tantangan Pemkab Wajo Wujudkan Gerakan Masjid Cantik

Program Gerakan Masjid Cantik atau Gemantik Pemerintah Kabupaten Wajo telah berjalan sejak 2019 lalu.

Tangkapan layar Youtube Tribun Timur
Bupati Wajo, Amran Mahmud saat Podcast Tribun Timur, Kamis (14/10/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Program Gerakan Masjid Cantik atau Gemantik Pemerintah Kabupaten Wajo telah berjalan sejak 2019 lalu.

Bupati Wajo, Amran Mahmud pun telah membuat regulasi yang tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) 102 tahun 2020 tentang gerakan masjid cantik di wilayah Kabupaten Wajo.

Program yang telah berjalan dua tahun lebih itu, tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi pemerintah.

Amran Mahmud mengungkapkan, untuk mewujudkan masjid cantik yang tak sekadar cantik secara fisik atau tampilan, memerlukan mindset yang terbuka.

"Hambatan atau tantangannya adalah mengubah mindset masyarakat, masih didapati masjid yang sudah bertahun-tahun masih saja belum selesai pembangunannya, bukan karena terkendala dana melainkan sumbangan masjidnya hanya digunakan untuk mempercantik fisik bangunan," katanya saat Podcast Tribun Timur, Kamis (14/10/2021).

Selain itu, pemahaman masyarakat juga masih menganggap bahwa sumbangan masjid yang bernilai amal jariyah sebatas untuk membangun masjid yang megah.

"Mereka merasa sia-sia menyumbangkan uangnya jika tidak digunakan untuk memberikan pemahaman yang sesungguhnya dimaksudkan amal jariyah," katanya.

Selain itu, sambung Amran Mahmud, masyarakat dan pengurus masjid juga masih memiliki sifat ketergantungan dari hibah pemerintah untuk melaksanakan pembangunan masjid juga didapati di beberapa masjid.

Kendala lainnya adalah pandemi Covid-19 yang melanda pada awal 2020 lalu.

Olehnya, Ketua DPD PAN Wajo itu pun melibatkan seluruh organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat untuk menyukseskan program Gemantik itu.

Keberadaan Ponpes As'adiyah Wajo, serta kehadiran ormas Muhammadiyah, serta Hidayatullah, Wahdah Islmaiyah, adalah keberagaman yang patut dirayakan bersama dalam menyukseskan program Gemantik.

Olehnya, Amran Mahmud optimis bahwa seluruh masjid yang ada di Kabupaten Wajo sudah bisa memenuhi standar masjid cantik pada 2024 mendatang.

"Insya Allah kami harapkan di tahun 2024 seluruh masjid yang ada di Kabupaten Wajo sudah mengikuti standar gemantik," katanya.

Bukan sekadar cantik pada tampilan fisik dan bangunan, melainkan standarisasi fasilitas lainnya, seperti tempat wudhu, air untuk bersuci, taman pendidikan Alquran, serta hal-hal yang tertuang dalam regulasi standarisasi masjid cantik di Kabupaten Wajo.

Sejauh ini, ada 698 masjid dan 111 musallah di Kabupaten Wajo.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved