Breaking News:

Baharuddin Lopa

Warisan Baharuddin Lopa Diincar Mafia Tanah, Menteri Sofyan Djalil ke Sita: Kirim Duduk Masalahnya

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil, meminta Sita B Lopa segera melaporkan keluhan.

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil, mantan Jaksa Agung Baharuddin Lopa, dan Sita B Lopa. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil merespon twit dari putri mantan Jaksa Agung RI, Baharuddin Lopa.

Dikutip Tribun Timur, Kamis (14/10/2021), putri Baharuddin Lopa, Sita B Lopa, menyatakan saat ini tanah warisan dari Baharuddin Lopa.

“BPN...tolong bantu kembalikan tanah HAK orang tua kami Alm. BAHARUDDIN LOPA yg diincar dan digarong mafia2 tanah di Pontianak.” Tulisnya dengan emoticon menangis, Selasa (12/10/2021).

Saat itu, pun Sofyan Djalil meminta untuk keluarga Baharuddin Lopa untuk melengkapi berkasnya.

“Ibu Sita, tolong ibu kirimkan laporan/ komplain, dengan mendiskripsi secara ringkasan duduk masalahnya dan apa yang sudah ibu lakukan.  Kirimkan kepada Menteri ATR/BPN. Mohon juga di WA ke nomor saya. Terima kasih.” Komentar Sofyan Djalil.

Sita Baharuddin Lopa pun menyambung komentarnya.

Baca juga: Ingat Jaksa Agung Tanpa Takut Baharuddin Lopa Kini Tanahnya Diserobot, Sang Putri: Diincar Mafia

“Sy sudah kirim ditujukan bapak Dirjen, Agus Wijayanto, tp kmrn sy cek sptnya blm beliau baca, nnt sy kirim kembali ditujukan kepada Bapak Menteri. Siap pak sy akan lengkapi data yg sy miliki segera sy kirim.”

Selanjutnya Sofyan Djalil pun mempertanyakan duduk masalahnya. 

"Bagaimana duduk masalahnya? Apakah sudah lapor atau komplain ke BPN setempat?" tulis Sofyan. 

Sita Baharuddin Lopa pun menyampaikan," Sy sdh pernah bertemu dg Kepala BPN nya tp tdk ada solusi pak, sy tdk dilayani jk tdk ada data, pdhl sy dtg ingin BPN cek kebenaran. Sy dan tim melakukan penelusuran & alhamdulillah sdh dpt lokasi berdasarkan peta BPN walau sdh berkurang luasnya namun sdh diklaim milik seseorang." tulisnya. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved