Breaking News:

Rachel Vennya

Selebragm Rachel Vennya Kabur dari Proses Karantina, Diduga Dibantu Anggota TNI

Oknum TNI di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) diduga membantu selebgram Rachel Vennya kabur dari proses karantina usai tiba dari Amerika Serikat (AS).

Editor: Muh. Irham
Instagram
Selebgram Rachel Vennya 

TRIBUN-TIMUR.COM - Oknum TNI di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) diduga membantu selebgram Rachel Vennya kabur dari proses karantina usai tiba dari Amerika Serikat (AS).

Hasil penyelidikan Kodam Jaya menyebutkan, setelah melakukan pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan non-prosedural oleh anggota Pengamanan Bandara Soetta berinisial FS.

FS diduga telah mengatur agar Rachel Vennya dapat menghindari prosedur karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

"Penyelidikan juga akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan, tenaga pengamanan dan penyelenggara karantina lainnya agar diperoleh hasil yang maksimal sebagai bahan evaluasi sesuai dengan SE Satgas Covid-19 Nomor 18/2021," ucap Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Arh Herwin BS, kemarin.

Hal itu merupakan hasil penyelidikan sementara pihak Kodam Jaya, selaku Kogasgabpad Covid 19, terhadap alur kedatangan Rachel mulai dari Bandara Soetta hingga RSDC Wisma Atlet Pademangan.

Atas perintah Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji selaku Pangkogasgabpad Covid-19, pihaknya segera akan melakukan proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap anggota TNI tersebut.

Merujuk pada Keputusan Kasatgas Covid-19 Nomor 12/2021 tanggal 15 September 2021, dinyatakan bahwa yang berhak mendapat fasilitas repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan adalah para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia.

Lalu, pelajar atau mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri. Dan terakhir adalah pegawai pemerintah RI yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari luar negeri.

Dengan demikian, kata Herwin, Rachel tidak berhak untuk mendapatkan fasilitas karantina di Wisma Atlet Pademangan.

Sebelumnya, seorang pengguna Instagram menduga Rachel kabur saat menjalani masa karantina selepas perjalanan dari Amerika Serikat.

Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi pun meminta aparat bertindak tegas atas dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan itu.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved