Breaking News:

Tribun Maros

Angka Putus Sekolah di Maros Diklaim Turun

Unntuk menekan dan menuntaskan angka putus sekolah Diknas Maros melakukan pendataan dan memasukkan siswa putus sekolah ke Sanggar Kegiatan Belajar

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Takdir 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Angka putus sekolah di Kabupaten Maros mengalami penurunan. 

Hal ini disampaikan oleh kepala dinas pendidikan Kabupaten Maros, Takdir, Rabu (13/10/21).

Ia mengatakan saat ini pihaknya senantiasa memberikan perhatian khusus kepada anak putus sekolah di Maros. 

"Karena perhatian dari Dinas Pendidikan Maros, ada penurunan trend angka anak putus sekolah setiap tahunnya," katanya. 

Berdasarkan data yang dimiliki Diknas Maros 2019 untuk SMP sebanyak 14 orang. 

Sementara usia Sekolah setingkat SD sekitar 115 orang. 

"Sementara di tahun 2020 mengalami penurunan putus sekolah untuk timgkat SD turun menjadi 40 orang, dan tingkat SMP sebanyak 15 orang," jelasnya.

Takdir menuturkan, adanya siswa yang putus sekolah karena disebabkan beberapa alasan. 

"Alasannya berbeda-beda, tergantung letak geografis," sebutnya.

Kasus putus sekolah siswa SD tertinggi yang terjadi di Tompobulu. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved