Breaking News:

Human Interest Story

Kisah Sukses Haji Ahmad, 10 Tahun Belajar Resep Pallubasa Bermodal Hasil Kayuh Becak

Perlu ketekunan dan keseriusan saat merintis usaha. Tidak menyerah kala merugi dan bersyukur di saat untung.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Haji Ahmad (46) ditemui di lapak Pallubasa Alauddin, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (13102021) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - "Perlu ketekunan dan keseriusan saat merintis usaha."

"Tidak menyerah kala merugi dan bersyukur di saat untung."

Begitulah pesan Haji Ahmad (46), satu dari sekian penjual pallubasa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Ditemui Rabu (13/10/2021) siang, ayah tiga anak itu, bercerita tentang suka duka merintis usaha.

Pasalnya, sudah 20 tahun terakhir, Haji Ahmad berjualan pallubasa.

Lokasi jualannya di Jl Sultan Alauddin, Kecamatan Rappicini.

Tiidak jauh dari pertigaan Jl Sultan Alauddin- Emmy Saelan.

Beratapkan tenda dan berdinding spanduk bertuliskan Pallubasa Alauddin.

Usaha yang dirintisnya sejak tahun 1991 itu, tiap harinya ramai dikunjungi pembeli.

Harganya yang murah. Hanya Rp 14 ribu untuk seporsi pallubasa dan dua piring nasi putih.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved