Breaking News:

Timnas Indonesia

Ini 10 Negara yang Dilewati Indonesia di Peringkat FIFA Usai Bantai Taiwan

Timnas Indonesia sukses mengalahkan Taiwan di leg pertama dan kedua play-off Kualifikasi Piala Asia 2023, Senin (11/10/2021).

Editor: Muh. Irham
PSSI
Pemain timnas Indonesia merayakan gol Egy Maulana Vikri pada laga leg kedua play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Taiwan di Chang Arena, Buriram, Thailand, Senin (11/10/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dua kemenangan internasional secara beruntun yang dialami Timnas Indonesia, berdampak pada posisi Indonesia di ranking FIFA.

Timnas Indonesia sukses mengalahkan Taiwan di leg pertama dan kedua play-off Kualifikasi Piala Asia 2023, Senin (11/10/2021).

Saat menghadapi Taiwan di Chang Arena, Buriram, Thailand, timnas Indonesia mampu menang dengan skor telak 3-0.

Tiga gol skuat Garuda dicetak oleh Egy Maulana Vikri (26'), Ricky Kambuaya (55') dan Witan Sulaeman (90+2').

Dilansir dari Twitter Footy Ranking, kemenangan di leg kedua tersebut membuat timnas Indonesia mendapatkan tambahan 13,93 poin di ranking FIFA.

Sebelumnya, di leg pertama Evan Dimas dkk sukses meraih kemenangan 2-1. Mereka mendapatkan tambahan 14,62 poin dan kini total mengantongi 985.60 poin dari yang sebelumnya 957.05 poin.

Jumlah tersebut membuat timnas Indonesia sukses menyalip 10 negara dan kini bertengger di urutan 165 dunia.

Adapun 10 negara yang dilangkahi yakni Guyana, St Vincent and the Grenadines, Puerto Rico, Malta, Mauritius, Belize, Nepal, Grenada, Bermuda dan South Sudan.

Sementara itu, pelatih timnas Indonesia yakni Shin Tae-yong sangat bangga dengan kerja keras anak asuhnya. Ia menegaskan kalau sepak bola Indonesia baru dimulai dari sekarang.

Pernyataan Shin Tae-yong usai Bantai Taiwan

"Terima kasih kepada para pemain atas kerja kerasnya," tulis Shin Tae-yong di Instagram pribadinya, Selasa (12/10/21) siang WIB.

"Tolong menunjukkan perkembangan kalian lebih dari sekarang untuk ke depannya dengan percaya diri yang didapat melalui 2 kemenangan match kemarin. Sepakbola Indonesia baru mulai dari sekarang," imbuhnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved