Tenggelam di Sungai Bulucenrana
Tiga Bocah Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bulucenrana, Satu Ditemukan Meninggal
Kapolsek Dua Pitue, Iptu Muh Tang mengatakan ia itemukan tidak jauh dari lokasi titik jatuhnya.
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNSIDRAP.COM, SIDRAP - Satu dari tiga bocah yang dikabarkan tenggelam di Sungai Bulucenrana, Desa Bulucenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, ditemukan.
Bocah tersebut Ainun (6).
Namun, ia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kapolsek Dua Pitue, Iptu Muh Tang mengatakan ia itemukan tidak jauh dari lokasi titik jatuhnya.
Pihaknya pun langsung melalukkan evakuasi dibantu Tim SAR Parepare dan BPBD Sidrap.
Sementara jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka.
"Jenazahnya sudah kami bawa ke rumah duka," ucapnya.
Ia mengatakan pihaknya masih terus melakukan pencarian dua anak lainnya.
Yakni Zahra (6) dan Sakira (6).
"Kami bersama-bersama aparat lainnya turut melakukan pencarian terhadap dua anak lainnya," ucapnya.
Iptu Muh Tang pun berharap proses pencarian segera berakhir dan membuahkan hasil.
Sebelumnya diberitakan, Tiga bocah di Desa Bulucenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, dikabarkan tenggelam, Senin, (11/10/2021).
Ketiga anak tersebut yakni Sakira (6), Ainun (6), dan Zahra (6).
Ketiganya merupakan pelajar kelas 1 Sekolah Dasar (SD) di Bulucenrana.
Kapolsek Dua Pitue, Iptu Muh Tang mengatakan, ketiga anak tersebut bermain di pinggir sungai sekitar pukul 10.00 Wita.
"Ketiga anak ini dilihat oleh warga sedang asyik bermain di pinggir sungai," kata Iptu Muh Tang.
Diketahui, salah satu adik dari korban ikut bermain.
Sekitar pukul 12.30 Wita, adik salah satu korban kembali ke rumahnya.
"Adiknya itu sampaikan ke ibunya kalau kakaknya pergi bermain di sungai bersama teman-temannya,"ucapnya.
Namun, hingga beberapa jam mereka tak kunjung pulang.
Pihak keluarga pun mulai khawatir.
Pihak keluarga meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk membantu pencarian.
Setelah tiba di sungai, warga mendapatkan pakaian dan sandal korban di pinggir sungai.
"Diduga ketiganya terseret arus saat sedang asyik bermain di pinggir sungai," ujarnya.
Laporan wartawan Tribunsidrap.com, Nining Angreani.