Breaking News:

Tribun Edukasi

Lima Alat Digunakan Nelayan Tradisional Tangkap Ikan

Warga yang hidup di pesisir laut kebanyakan mengandalkan hidupnya menjadi seorang nelayan.

Editor: Sudirman
ist
Suasana aktivitas nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Palopo, Senin (28/6/21) sore 

Dikutip dari History of Fishing, spearfishing adalah metode memancing dengan tombak dan merupakan cara tertua manusia dalam menangkap ikan.

Memancing ikan dengan tombak diperkirakan ada sejak tahun 203 sebelum masehi.

Rawai

Rawai adalah alat menangkap ikan tradisional berupa tali panjang (long line) yang memiliki cabang tali, di mana setiap cabangnya dipasangi kail untuk menangkap ikan.

Wisnu Linggo Franjaya dan kawan-kawan dalam jurnal Analisis Produktivitas dan Teknis Penangkapan Rawai Dasar di Desa Kota Bani Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara (2018) menyebutkan tari utama rawai memiliki panjang 1000 meter, dengan tali cabang sepanjang 300 hingga 500 meter yang dipasang dengan jarak 1,5 meter.

Ujung-ujung tali cabang diberi kail pancing dan umpan dengan ukuran yang menyesuaikan dengan ikan apa yang ingin ditangkap.

Rawai biasanya dibentangkan dengan perahu kecil nelayan, diberikan pemberat dan juga pelampung.

Rawai dibentangkan di laut dan dibiarkan selam satu hari, untuk menunggu ikan terkait pancing.

Rawai kemudian akan diangkap oleh nelayan setelah satu hari, ikan-ikan yang ditangkap rawai biasanya berukuran besar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alat yang Digunakan Nelayan Tradisional untuk Menangkap Ikan",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved