Breaking News:

PNS di Makassar Bayar Zakat dan Infak Rp 176 Juta pada September 2021

Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kota Makassar berhasil menghimpun Rp 258 juta zakat dan infak pada September 2021 atau bulan lalu.

Editor: Edi Sumardi
DOK KOMPAS.COM
Ilustrasi uang dari zakat. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kota Makassar berhasil menghimpun Rp 258 juta zakat dan infak pada September 2021 atau bulan lalu.

Lalu, jumlah disalurkan sebanyak Rp 193,3 juta.

Demikian keterangan disampaikan Baznas Kota Makassar kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (9/10/2021). 

Jika dirinci, zakat dihimpun selama sebulan bulan kesembilan di penggalan Masehi itu sebanyak RP 108.627.861.

Terdiri dari zakat rumah tangga Muslim atau RTM sebanyak Rp 23.031.875, zakat dari unit pengumpul zakat atau UPZ masjid Rp 22,8 juta, dan zakat dari ASN (PNS dan PPPK) Rp 134.795.986.

ASN di era pemerintahan Presiden RI, Jokowi diharuskan membayar zakat kendati Peraturan Presiden atau Perpres-nya masih dalam kajian.

Jumlah zakat yang mereka bayar senilai 2,5 persen dari gaji.

Selanjutnya, total infak berhasil dihimpun Baznas Makassar sebanyak Rp 77.439.067.

Terdiri dari infak dari karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebanyak 14.936.000, infak ASN sebanyak Rp 41.240.000, infak terkait Rp 12.717.467, dan infak rumah tangga miskin Rp 8.545.600.

Baznas juga melaporkan rincian penyaluran zakat dan infak berdasarkan program pada September 2021.

Pada program dakwah dan advokasi, infak disalurkan sebanyak Rp 53.351.000.

Pada program ekonomi, infak disalurkan senilai Rp 50 juta.

Pada program sosial kemanusiaan, infak disalurkan senilai Rp 18.878.090 dan zakat senilai Rp 64.382.000.

Pada program kesehatan, infak disalurkan sebanyak Rp 150 ribu dan zakat Rp 575 ribu.

Pada program pendidikan, zakat disalurkan sebanyak Rp 6 juta.(*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved