Breaking News:

Tribun Maros

VIDEO: Kerap Ugal-ugalan, Puluhan Truk Pengangkut Material Diadang Warga Pallantikang

Selama ini debu yang timbul dari truk pengangkut material sangat menganggu aktivitas warga.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Puluhan truk pengangkut material diadang warga di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (6/10/2021).

Hal ini dilakukan karena warga setempat menilai banyaknya pelanggaran yang terjadi dalam kurun dua tahun terakhir.

Salah satu warga Pallantikang, Arialdi Kamal, mengatakan aksi ini merupakan bentuk spontanitas warga atas banyaknya dampak buruk yang diterima masyarakat.

"Ini adalah bentuk spontanitas warga Pallantikang dan Baju Bodoa untuk menahan truk pengangkut timbunan kereta api. Ada beberapa alasan yakni masyarakat yang terkena dampak dari truk pengangkut timbunan kereta api ini," katanya.

Arialdi menjelaskan, selama ini debu yang timbul dari truk pengangkut material sangat menganggu aktivitas warga.

"Tak hanya itu, sopir truk juga seringkali ugal-ugalan di jalan," lanjutnya.

Ia menambahkan, usaha mediasi sudah beberapa kali dilakukan, namun tak membuahkan hasil.

"Selama ini sudah ada masyarakat yang mediasi, melakukan demonstrasi, bahkan yang terakhir, masyarakat meminta diberi ruang untuk melakukan rapat dengar pendapat di DPRD dengan seluruh stakeholder terkait, namun sampai sekarang tidak ada hasil," tuturnya.

Terdapat enam poin tuntuntan yang dilayangkan masyarakat Pallantikang hari ini.

Salah satunya truk pengangkut material hanya boleh beroperasi pada pukul 08.00-17.00 Wita.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved