Breaking News:

UMKM

Didampingi Ganjar, Wapres Ma'ruf Amin Dialog dengan Pelaku UMKM Jateng

Ia optimis bahwa Jawa Tengah akan mencapai target penanggulangan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten itu pada akhir tahun 2021.

Editor: Hasriyani Latif
Didampingi Ganjar, Wapres Ma'ruf Amin Dialog dengan Pelaku UMKM Jateng - wakil-presiden-kh-maruf-amin-dalam-kunjungan-kerjanya-ke-semarang-1.jpg
Humas Pemprov Jateng
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dalam kunjungan kerjanya ke Semarang, Jawa Tengah menengok stan UMKM produk gula semut dari Kabupaten Banyumas yang sudah berhasil merambah pasar internasional. Wapres didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wagub Taj Yasin Maimoen serta empat orang menteri Kabinet Indonesia Maju.
Didampingi Ganjar, Wapres Ma'ruf Amin Dialog dengan Pelaku UMKM Jateng - wakil-presiden-maruf-amin-kunjungan-kerja-ke-semarang-2.jpg
Humas Pemprov Jateng
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dalam kunjungan kerjanya ke Semarang, Jawa Tengah menengok stan UMKM produk gula semut dari Kabupaten Banyumas yang sudah berhasil merambah pasar internasional. Wapres didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wagub Taj Yasin Maimoen serta empat orang menteri Kabinet Indonesia Maju.
Didampingi Ganjar, Wapres Ma'ruf Amin Dialog dengan Pelaku UMKM Jateng - wapres-kunjungan-kerja-ke-semarang-didampingi-ganjar.jpg
Humas Pemprov Jateng
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dalam kunjungan kerjanya ke Semarang, Jawa Tengah menengok stan UMKM produk gula semut dari Kabupaten Banyumas yang sudah berhasil merambah pasar internasional. Wapres didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wagub Taj Yasin Maimoen serta empat orang menteri Kabinet Indonesia Maju.

TRIBUN-TIMUR.COM, SEMARANG - Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin dalam kunjungan kerjanya ke Semarang, Jawa Tengah menengok stan UMKM produk gula semut dari Kabupaten Banyumas yang sudah berhasil merambah pasar internasional.

Wapres juga sempat berdialog dengan UMKM Sarung Goyor dari Kabupaten Pemalang.

"Saya melihat beberapa produk umkm, karena umkm ini merupakan salah satu daripada upaya kita untuk menghilangkan kemiskinan," ujar Ma'ruf Amin usai meninjau sentra vaksinasi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (7/10/2021).

Wapres didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wagub Taj Yasin Maimoen serta empat orang menteri Kabinet Indonesia Maju.

Melihat potensi tersebut, lanjut Ma'ruf, dirinya optimis bahwa Jawa Tengah akan mencapai target penanggulangan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten itu pada akhir tahun 2021 nanti.

"Saya lihat beberapa kabupaten yang hari ini kita jadikan sasaran kemiskinan banyak produk-produknya yang sudah bagus bahkan sudah diekspor dan potensi ini ingin kita terus kembangkan sehingga proses kemiskinan secara menyeluruh segera dapat diatasi," katanya via rilis yang diterima tribun-timur.com.

Ma'ruf mengatakan, setidaknya ada 212 kabupaten di seluruh Indonesia yang jadi target penanggulangan kemiskinan ekstrem hingga 2024.

Percepatan dilakukan mulai tahun ini dengan target sasaran 35 kabupaten di tujuh provinsi.

"Dari pertemuan ini kita harapkan adanya sinkronisasi penanganan baik anggaran dari pusat, provinsi maupun dari kabupaten. Ditambah lagi mungkin dari CSR dari juga filantropi termasuk Baznas, kemudian kita bisa selesaikan lima kabupaten di Jawa Tengah," ujar Ma'ruf.

Sebagai informasi, Pemprov Jawa Tengah siap kebut penanggulangan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten dengan strategi graduasi mandiri ekonomi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebelumnya juga menegaskan siap menjalankan tugas antara lain untuk menyiapkan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar sinkron dengan pusat sehingga bantuan bisa tepat sasaran.

"Saya minta Pemda untuk menghitung dari desil satu di lima kabupaten prioritas itu untuk dipetakan. Setiap nama, alamatnya di mana, kondisi hari ini seperti apa, dan bantuan yangg sudah didapat seperrti apa. Kalau kemudian kita mau aksi untuk tiga bulan ke depan, penyelamatan apa yang mesti dilakukan kepada mereka agar terentaskan dengan cepat," kata Ganjar, Selasa (28/9/2021) lalu.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved