Breaking News:

PON XX Papua

'Angkat Besi Kayak Angkat Kacang Saja Kaka' Celetuk Polisi Saat Lihat Aksi Rahmat Erwin

Rahmat yang masih memiliki satu kesempatan percobaan, menantang dirinya sendiri dengan meminta beban 200 kg.

Penulis: Alfian | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/ALFIAN
Lifter asal Sulsel Rahmat Erwin tampil memukau pada gelaran PON XX Papua di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen), Kota Jayapura, Kamis (7/10/2021) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PAPUA - Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen), Kota Jayapura, bergemuruh, Kamis (7/10/2021) siang.

Penampilan 10 Lifter dari kelas 73 kg dan 81 kg pada cabang olahraga Angkat Besi memberikan hiburan yang tak akan dilupakan penonton yang hadir langsung.

Awal-awal pertandingan penonton yang berjumlah ratusan orang hanya bergemuruh kala Lifter tuan rumah, Misbahul Munir, yang tampil pada nomor 73 kg.

Tampil perdana Mishabul mampu mengangkat beban 128 kg pada upaya Snatch (angkat langsung). Kemudian disusul Lifter lainnya yang hanya dikisaran beban 130an.

Namun, Rahmat Erwin Abdullah peraih medali Perunggu Olimpiade Tokyo 2021 mengubah situasi.

Lifter yang mewakili Sulawesi Selatan ini menjadi penampil terakhir, sekaligus yang paling ditunggu-tunggu.

Dihadiri langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali, suasana riuh menjadi-jadi. Tak berlebihan jika Erwin menjadi penampil yang paling ditunggu.

Sebab, pada percobaan pertamanya pada Snatch, Putra dari Legenda Lifter Sulsel, Erwin Abdullah, ini langsung memberikan standar tinggi. Yakni 140 Kg.

Penonton pun terkaget-kaget. Rahmat Erwin mampu mengangkat beban dengan mudah. Percobaan keduanya 145 kg juga berlangsung lancar.

Begitupun dengan percobaan ketiga atau terakhir yakni 150 kg. Rahmat Erwin menyelesaikan dengan mudah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved