Breaking News:

PT Uni Charm Indonesia Bersama YKPI Beri Edukasi Tentang Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi pentingnya Periksa Payudara Sendiri (SADARI).

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Waode Nurmin
Desi Triana/Tribun Timur
PT Uni Charm Indonesia Tbk menggelar webinar dengan melibatkan sejumlah media dan komunitas, Rabu (6/10/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM- PT Uni Charm Indonesia Tbk menggelar webinar dengan melibatkan sejumlah media dan komunitas, Rabu (6/10/2021).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi pentingnya Periksa Payudara Sendiri (SADARI).

Presiden Direktur PT Uni Charm Indonesia Tbk, Yuji Ishii mengungkapkan kesadaran masyarakat tentang deteksi dini Kanker Payudara ini cenderung rendah.

"Dengan latar belakang ini, selama bulan kanker payudara ini mendukung kegitan ini untuk meminimalisir tingkat kanker payudara di Indonesia. Kami ingin berkontribusi untuk bangsa Indonesia," tuturnya.

Ketua Umum Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), Linda Agum Gumelar yang hadir turut memberikan komentarnya.

Ia mengungkapkan YKPI sebagai yayasan nirlaba yang didirikan penyintas kanker payudara dengan misi deteksi dini kanker payudara, pelayanan deteksi dini kanker dapat dilakukan mendukung kegiatan dari PT Uni Charm Indonesia Tbk.

"YKPI sendiri, selama pandemi sejak Juni 2020 sampai dengan 2021 mengadakan event virtual mengedukasi terkait pentingnya deteksi dini kanker payudara melalui SADARI," tuturnya.

PT Uni Charm Indonesia Tbk juga mengeluarkan kemasan terbetas produk Charm Extra Maxi Pink Ribbon untuk mengedukasi masyarakat deteksi dini kanker payudara.

"Kami juga mendukung langkah dari PT Uni Charm Indonesia Tbk, sebagai produk pembalut di Indonesia yang terus melakukan edukasi melalui kemasan terbatas dengan pesan membantu kami untuk mengedukasi dengan masyarakat," tuturnya.

Nantinya dari hasil penjualan, tutur Linda, akan didonasikan pada Yayasan Kanker Payudara Indonesia dana dan digunakan sebaik-baiknya untuk mengedukasi masyarakat terkait kanker payudara di Indonesia.

Pada kegiatan ini juga hadir dr Walta Gautama, Sp.B (K) Onk, Oncologist dan Breast Cancer Survivor, dr Khairatu Nissa Rangkuti.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved