Breaking News:

Tribun Maros

Pelajar Maros Diajari Cara Bermedia Sosial yang Sehat

Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel mengajak pelajar di Maros untuk menggunakan media sosial untuk mengunggah hal-hal bermanfaa

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel mengajak pelajar di Maros untuk menggunakan media sosial untuk mengunggah hal-hal bermanfaat melalui workshop bertema Media Sosial yang Sehat di Grand Town Hotel, Mandai, Senin, 4 Oktober 2021. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel mengajak pelajar di Maros untuk menggunakan media sosial untuk mengunggah hal-hal bermanfaat melalui workshop bertema Media Sosial yang Sehat.

Workshop digelar di Grand Town Hotel, Mandai, Senin, 4 Oktober 2021.

Ketua panitia workshop media sosial yang Sehat, Abudhar, mengatakan kegiatan ini digelar untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia dalam mengelola sosial media khususnya untuk pelajar SMA.

"Kegiayan imdigelar untuk meningkatkan SDM dalam menggunakan sosial media dengan positif," katanya.

Jumlah peserta dalam kegiatan ini yakni 100 orang siswa.

"Berasal dari sekolah SMA di Maros, mereka yang mengirimkan utusan siswanya," lanjut abudhar.

Sementar itu Kurnia Rizky, salah satu narasumber mengatakan untuk menjadi seorang influencer itu mudah.

"Tidak sulit, tidak harus good looking, dan tidak juga harus berasal dari kota. Dari daerah pun semua bisa," ungkapnya.

Menurut dia, influencer merupakan orang yang mempunyai pengaruh yang lebih terhadap orang lain.

"Dan tidak mesti banyak followers, namun sejauh mana kita bisa berdampak untuk para audiens kita," ucapnya

Onet sapaan akrabnya, pun meyakinkan para pelajar bahwa sosial media dapat digunakan untuk memperbaiki karier agar lebih baik di masa depan.

"Misalnya, dulu orang orang mengenalkan produk mereka dengan spanduk atau pamplet, sekarang kita bisa dengan mudah dengan menggunakan cara yang lebih efektif. Misalnya menggunakan sosial media," lanjutnya.

Ia menyebut meskipun tidak mempunyai followers yang banyak tetap dapat membangun personal branding.

"Salah satu cara yang dapat membangun personal branding adalah berbagi suatu hal yang menjadi experise atau keahlian. Kepercayaan dari followers itu tergantung apa yang kita posting di media sosial," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved