Breaking News:

Tribun Maros

Musim Hujan di Maros Diprediksi November, BMKG Minta Warga Tetap Waspada

Namun beberapa hari belakangan ini hujan mulai mengguyur Kabupaten Maros terutama saat sore hari.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Ilustrasi hujan 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Wilayah Kabupaten Maros memasuki musim pancaroba.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Maros, Rakhmat Prasetia, Senin (04/10/21).

"Saat ini tengah memasuki musim pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan," katanya.

Musim kemarau sebelumnya telah terjadi sejak April lalu.

Namun beberapa hari belakangan ini, hujan mulai mengguyur Kabupaten Maros, terutama saat sore hari.

Ia mengatakan, musim hujan diprediksi baru akan terjadi di bulan November mendatang.

"Kalau musim hujan itu diprediksi baru terjadi pada bulan November. Tapi saat ini hujan sudah mulai turun pertanda sudah memasuki musim pencaroba dari musim kemarau ke musim hujan," katanya.

Di mana secara umum saat memasuki musim pancaroba, perubahan kondisi cuaca relatif lebih cepat.

Seperti saat pada pagi-siang umumnya cerah-berawan dengan kondisi panas terik dan dapat diikuti hujan intensitas tinggi dalam durasi singkat yang dapat terjadi pada siang-sore hari.

Musim peralihan ini juga ditandai dengan hujan yang terjadi saat siang atau sore hari.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved