Bincang Bola
Fisik Pemain Belum Stabil, PSM Makassar Butuh Rekrut Direktur Teknis
Bincang Bola Virtual Tribun Timur kembali hadir, Selasa (5/10/2021). Kali ini memasuki seri ke 56. Tema diangkat Seri 1 Berakhir.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bincang Bola Virtual Tribun Timur kembali hadir, Selasa (5/10/2021).
Kali ini memasuki seri ke 56. Tema diangkat Seri 1 Berakhir, PSM di posisi 7, Pantaskah?
Acara ini disiarkan langsung di Facebook dan You Tube Tribun Timur.
Dipandu oleh editor Tribun Timur, Arifuddin Usman.
Menghadirkan pengamat sepak bola, Muhammad Hanafing Ibrahim dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) The Macz Man, Mustafa.
Hanafing melihat fisik pemain PSM Makassar belum stabil.
Apalagi pemain yang sudah berusia 30 tahun ke atas.
Bagi pemain di atas 30 tahun ke atas, 2-3 pertandingan itu sudah berat jika V02maxnya rendah.
Oleh karena itu, butuh tim fisik dan tim medis untuk mengontrol fisik pemain, karena pertandingan hanya berselang 4 -5 hari saja.
"Tim ini melihat kebugaran pemain. Pemain bugar tidak dalam satu pertandingan. Kalau pemain tidak bugar, cukup dimainkan satu babak saja," tuturnya.
Maksimalnya, memasuki kompetisi, fisik pemain sudah prima.
Standar VO2max dan daya tahan di angka 60.
"Apakah sudah ada di situ. Kalau belum ada disitu jangan harap kita bisa konsisten dalam pertandingan," ujar mantan pelatih PSM ini.
Oleh karena itu, dibutuhkan Direktur Teknis untuk membantu kerja pelatih.
FIFA dan AFC telah merekomendasikan agar tim punya Direktur Teknis berlisensi pro AFC.
Namun, ini belum dijalankan secara keseluruhan oleh tim di Indonesia.
Tugas Direktur Teknis itu, menganalisis dan mengobservasi pertandingan serta memberikan masukan kepada pelatih.
Direktur Teknis menganalisa tim dan calon lawannya.
Permainan seperti apa yang dimainkan.
Di mana letak kelemahan dan kelebihan dari calon lawan.
"Tidak bisa dibebankan ke tim pelatih," ucapnya.
Ia berpandangan lini tengah PSM masih kurang kontribusi, baik dalam menyerang maupun bertahan.
Sebab, pelatih datang dalam kondisi pemain sudah ada.
Mungkin Pelatih PSM, Milomir Seslija punya cara bermain di lini tengah dengan memperkuat pemain di posisi itu.
Namun, kualitas pemain yang ada tidak cukup.
Kendati demikian, pelatih dituntut untuk memperbaiki semua kekurangan di putaran kedua liga nantinya.
"Tinggal bagaimana pelatih dituntut menuju putaran kedua. Bisa memperbaiki tim dan mendatangkan pemain," ucap Hanafing.