Breaking News:

Tribun Wajo

Kasus Fee Dana BOP Kemenag Wajo Sidang Lanjutan Besok, ACC Sulawesi Soroti Dua Hal Ini

Kasus fee dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) 2020 di Kantor Kemenag Wajo memasuki babak baru.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSAH
Peneliti ACC Sulawesi, Hamka 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kasus fee dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) 2020 di Kantor Kemenag Wajo memasuki babak baru.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo pun telah melimpahkan berkas perkara dua tersangka.

Kepala Kemenag Wajo, Anwar Amin dan seorang pengelola dana BOP, Muhammad Yusuf ke Pengadilan Tipikor Makassar.

Sidang perdana kasus tersebut telah digelar pada Selasa (28/8/2021) lalu, dan akan dilakukan sidang kedua pada Selasa (5/10/2021) besok.

Peneliti dari Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Hamka memberi catatan buruk kepada Kejari Wajo.

"Ada dua hal yang kami soroti, pertama soal kinerja Kejari Wajo yang tidak menahan sejak ditetapkannya tersangka kepala Kemenag dalam dugaan kasus korupsi fee dana BOP ini," kata Hamka, kepada Tribun Timur, Senin (4/10/2021).

Hamka menilai, seharusnya penyidik menahan tersangka usai menetapkan status tersangka bagi pelaku diduga melakukan korupsi.

Apalagi korupsi merupakan kejahatan luar biasa atau extra ordinary crime.

"Sehingga pemberantasannya pun dituntut dengan cara-cara yang luar biasa atau extra judicial actions," ujarnya.

Salah satunya dengan melakukan penahanan apabila sudah ditetapkan status tersangka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved