Breaking News:

Tribun Enrekang

Peserta Seleksi CPNS Enrekang Laporkan Dugaan Kecurangan ke Pansel, Pelaku Pasang Mahar Rp200 Juta

Sejumlah peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melaporkan  dugaan kecurangan ke Panitia seleksi (Pansel) yakni BKPSDM Enrekang

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
Ist
Sejumlah peserta seleksi CPNS di Kabupaten Enrekang mengajukan protes dan melaporkan dugaan kecurangan ke pihak Panitia seleksi (Pansel) yakni BKPSDM Enrekang, Minggu (3/10/2021) siang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Sejumlah peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melaporkan  dugaan kecurangan ke Panitia seleksi (Pansel) yakni BKPSDM Enrekang, Minggu (3/10/2021) siang.

Mereka menemukan adanya seseorang yang menawarkan bantuan bisa lolos seleksi CPNS.

Dengan cara membantu menjawab soal dengan cara sistem Kloning.

Dimana peserta yang bersedia dibantu dari jarak jauh dengan mengkloning sistem yang digunakan.

Salah satu peserta yang melapor, Nur Habibah mengatakan, pihaknya sudah menggali informasi melalui telepon terhadap orang yang menawarkan jasa itu.

Dirinya mendapat informasi dari oknum tersebut jika di Enrekang sudah ada 9 orang peserta seleksi CPNS yang direkrut mendapat bantuan menjawab soal-soal ujian.

"Saya hanya ingin memastikan saja apakah di Enrekang betul ada yang seperti itu, dan ternyata menurut oknum ini sudah ada 9 orang yang dia daftar," kata Habibah saat ditemui TribunEnrekang.com, Minggu (3/10/2021) siang.

Dari hasil percakapan oknum dengan calon korbannya via telfon, dia menjelaskan apa yang dimaksud Kloning.

Yakni peserta setelah masuk ruang tes hanya duduk diam saja.

Komputer akan dikendalikan dari luar oleh orang-orang profesional yang telah ditunjuk melakukan hal tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved