Breaking News:

Tribun Wajo

Satu Pasien Covid-19 Asal Takkalalla Wajo Meninggal Dunia

Tercatat, sudah ada 70 orang yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona di Kabupaten Wajo.

Satgas Covid-19 Wajo
Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo saat menangani pasien Covid-19 yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Satu pasien Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (1/10/2021).

"Ada satu pasien Covid-19 yang meninggal dunia, berasal dari Kecamatan Takkalalla," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin.

Tercatat, sudah ada 70 orang yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona di Kabupaten Wajo.

Total kasus Covid-19 di Bumi Lamaddukelleng mencapai 1.447 orang.

Sudah ada 1.373 orang yang dinyatakan sembuh dan masih ada 4 kasus aktif yang tercatat hingga hari ini.

"Tadi ada sembuh satu orang dari Sajoanging. Masih ada 1 orang dirawat dan 3 orang yang menjalani isolasi mandiri," katanya.

Saat ini, Kabupaten Wajo berstatus zona kuning dalam peta risiko penyebaran kasus Covid-19 atau berada pada kategori risiko rendah.

Bahkan, berdasarkan Instruksi Mendagri nomor 44 tahun 2021 tentang PPKM level 4, 3, 2, dan 1 yang diteken Senin (20/9/2021) kemarin, Kabupaten Wajo saat ini berada dalam kriteria PPKM level 2.

"Kita berharap kasus Covid-19 melandai dan angka kesembuhan terus meningkat agar bisa kembali ke zona hijau. Saat ini, kita berada di zona kuning dalam peta risiko penyebaran Covid-19," katanya.

Safar tetap mewanti-wanti masyarakat, terlebih lagi dengan kemunculan varian baru Covid-19 jenis Mu, dan yang terbaru ada R.1.

Kabid Humas Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Kabupaten Wajo itu meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan setiap beraktifitas di luar rumah.

"Mari terapkan protokol kesehatan 5 M, apalagi saat ini kasus Covid-19 terus bermutasi, mari saling menjaga. Dan tentu saja kita mewaspadai varian baru Mu dan yang terbaru R.1," katanya.

Menerapkan 5M yakni, memakai masker, rutin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Selain itu, Safar juga meminta warga untuk melakukan vaksinasi Covid-19, untuk meningkatkan kekebalan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Jangan lengah, karena kita tidak tahu kapan gelombang pandemi akan berakhir, dan tentunya kita tetap mewaspadai varian baru Covid-19," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved