Breaking News:

Keracunan Massal

Meninggal Akibat Keracunan Makanan, Sahrir Dikenal Baik Semasa Hidupnya

Usai dari takziah, Sahrir mulai merasakan gejala panas, demam, dan muntah-muntah. 

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Suasana pemakaman Sahrir (8), bocah yang meninggal diduga akibat keracunan makanan di Dusun Bontolanra, Desa Bontolanra, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/10/2021) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Sahrir Ramadhan (8) tahun meninggal dunia diduga akibat keracunan makanan. 

Almarhum telah dimakamkan di pekuburan yang tak jauh dari rumahnya di Dusun Bontolanra, Desa Bontolanra, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/10/2021) sore. 

Isak tangis menyelimuti rumah duka. 

Ibu almarhum, Erni Daeng Sunggu tak sanggup menahan tangisnya. 

Bapak almarhum, Rusli Daeng Gassing pun mengenang anaknya. 

"Dia baik sekali sama teman-temannya," ujarnya. 

Anak ketiga dari tiga bersaudara ini juga rajin mengaji. 

Ia menjelaskan anaknya keracunan usai makan pada saat taksiah di salah satu rumah warga. 

Di sana, dibagikan nasi kotak. Ada juga kue. 

Saat di sana, Sahrir memakan nasi kotak tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved