Breaking News:

Tribun Bulukumba

Tipikor Bidik Tunggakan Pembayaran PBB di Bulukumba

Tunggakan PBB di Bulukumba telah mencapai angka Rp24 Miliar. Akibat tunggakan itu, para kepala desa (Kades) dan Bapenda sempat saling sorot

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Kanit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Tunggakan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibidik penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba.

Sebelumnya, tunggakan PBB di Bulukumba telah mencapai angka Rp24 Miliar.

Akibat tunggakan itu, para kepala desa (Kades) dan Bapenda sempat saling sorot.

Kepala Unit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muh Ali, Jumat (1/9/2021), mengaku, bukan hanya Desa Swatani, namun seluruh desa yang menunggak PBB-nya sedang ditelusuri. 

"Semua desa ditelusuri tunggakannya  termasuk Swatani dalamnya, karena PBB ini ada juga masalah dipendataan," jelas Ipda Ali

"Baik objek pajaknya maupun data nama yang menunggak dan yang lunas, kita fokus disitu dulu," tambahnya.

Untuk mengetahui adanya dugaan indikasi hukum, terlebih dahulu dilakukan validasi data oleh Bapenda.

"Termasuk Swatani dan desa lainnya, karena nama-nama yang menunggak disana harus jelas dulu datanya, nah ini sementara kita  tunggu semua hasilnya," jelaanya.

Oleh karena itu, tim terpadu verifikasi berkas turun lapangan untuk melakukan pengecekan.

"Masalah lain juga banyak yang sudah bayar tapi tidak terimput di sistem, ada juga yang dobel, makanya diverifikasi dulu data di Bapenda biar jelas yang menunggak dan yang tidak," pungkasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved