Tribun Makassar

Achmad Daeng Tonang: Peracik Bumbu Daeng Group hingga Mas Eko 'Saya Bukan Sampah'

seorang pengusaha Coto Makassar, Ahmad Daeng Tonang menjadi salah satu pengusaha sukses yang berhasil membangun usaha dari nol.

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Pengusaha kuliner dan pendiri Daeng Group, Achmad Daeng Tonang 

TRIBUN-TIMUR.COM- Pengusaha kuliner dan pendiri Daeng Group, Achmad Daeng Tonang saat ini merintis dan menggagas bisnis kuliner coto hingga kuliner lainnya resmi beroperasi di Jalan Ratulangi, Makassar mulai Senin (27/9/2021).

Semua ini berawal dari sebuah kegagalan yang ternyata sepaket dengan kesuksesan.

Tidak mungkin ada orang yang merasakan manisnya sukses, tanpa pernah mengecap pahitnya kegagalan.

Sesukses apapun dia, pasti ada episode gagal dalam hidupnya.

Hanya saja tidak perlu kita melalui semua jenis kegagalan baru bisa sukses.

Pelajari dari mereka yang telah sukses, kegagalan apa saja yang pernah dirasakannya.

Baca juga: Yuk Kunjungi Tenant Coto Alam di Artchipelago PiPo, Rasanya Pas di Lidah, Harga Bersahabat

Setelah itu berusaha untuk belajar dan tidak melakukan hal yang sama.

Itu adalah isi pemikiran Buku Ahmad Daeng Tonang berjudul ” Saya Bukan Sampah”.

Buku “Saya Bukan Sampah” mencoba merekam perjalanan dari seorang pengusaha Coto Makassar, Ahmad Daeng Tonang (ADT).

Pengusaha kuliner yang terkenal dengan mereknya Coto Daeng.

Siapa sangka kalau brand Coto Daeng, yang mengemuka di Makassar itu, berawal dari jatuh bangunnya Ahmad Daeng Tonang dalam merintis usaha.

Buku ini merekam dengan jelas fase kehidupan Ahmad Daeng Tonang saat berada pada titik terendah hidupnya.

Frustasi luar biasa karena usaha yang bangkrut bertubi-tubi.

Baca juga: Manjakan Lidah dengan Kuliner Nusantara di Mercure Makassar, Coto, Nasi Bakar, Onde-onde & Barongko

Pergi menjelajah beberapa wilayah nusantara untuk mengadu nasib.

Halaman
1234
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved