Breaking News:

Berita Viral

Oknum Satpam Hina Polisi yang Wafat di Papua, Langsung Diciduk oleh Anggota Brimob

Atas peristiwa ini, HM mengomentarinya dengan nada sinis melalui akun @joker_supriadi dan menuding almarhum masuk polisi dengan menyogok.

Editor: Muh. Irham
serambinews
Almarhum Bharada Muhammad Kurniadi Sutio. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang satpam berinisial HM, harus berurusan dengan polisi setelah komentarnya di media sosial tentang tewasnya Bharada Muammad Kurniadi Seto, viral di media sosial.

Bharada Muhammad Kurniadi Sutio tewas ditembak anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, akhir pekan lalu.

Atas peristiwa ini, HM mengomentarinya dengan nada sinis melalui akun @joker_supriadi dan menuding almarhum masuk polisi dengan menyogok.

"Uang hasil sogok bisa husnul khatimah kah, jaman sekarang masuk polisi minta sogok," tulisnya di sebuah kolom komentar yang tangkapan layarnya viral.

Setelah viral, HM diketahui bertugas di wilayah Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Ia kini ditangkap oleh anggota Brimob dan dibawa ke markas Brimob Kompi 2 Polda Sumatera Utara.

Salah satu akun Instagram kemudian mengunggah tangkapan layar tersebut dan menyertai narasi HM telah menghina seseorang yang sudah meninggal. Pengunggah menyertakan username salah satu pengguna Instagram.

"Tidak pantas kamu menghina orang yang sudah meninggal, apalagi meninggal di medan tugas, mempertaruhkan nyawa demi bangsa dan negara Indonesia," tulis pengunggah tangkapan layar itu.

Akun yang disertakan pengunggah screenshot komentar viral itu berisi foto-foto pria bekerja sebagai salah satu satpam di Medan. Akun tersebut juga mengunggah salah satu foto berisi klarifikasi kalau komentar viral itu bukan ditulis oleh dirinya.

Ditangkap

Dalam video saat ia diboyong ke markas Brimob, HM mengakui bahwa dia memang menulis komentar itu. Dia pun disuruh membacakan komentar yang ditulisnya itu sambil direkam.

"Sok sok eksis kau ya. Kuserahkan kau. Kumajukan kau ke Papua kau, mau kau? Mau kau ke Papua? Senyam senyum," ujar salah seorang anggota yang memboyongnya di dalam mobil.

Sempat Berkilah

Sebelum ditangkap, HM sempat mengunggah tulisan di Instastory akunnya yang bernama Haris Munandar @harisp85. Ia berkilah bahwa yang berkomentar itu bukan dirinya.

"Salah lagi difitnah dan akun yang komentar itu akun orang lain. Nama sama kek saya dan di-scren foto saya diedit di-post di akun itu dan teks saya di FB tolong jangan salah paham,” tulisnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, mengatakan pihaknya akan menyelidiki persoalan ini.

"Kita cek," kata Hadi saat dimintai konfirmasi.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved