Breaking News:

Tribun Toraja Utara

NIK Tidak Aktif, 12 Ribu Penerima Bantuan Iuran BPJS di Toraja Utara Dinonaktifkan

Sebanyak 12 ribu warga penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan di Toraja Utara, Sulawesi Selatan terpaksa dinonaktifkan. 

Penulis: Tommy Paseru | Editor: Sudirman
ist
Rapat bersama BPJS Kesehatan Makale dengan Bupati Toraja Utara, Rumah Makan Ayam Penyet Ria, Rabu (29/9/2021) 

TRIBUNTORAJA.COM,RANTEPAO--Sebanyak 12 ribu warga penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan di Toraja Utara, Sulawesi Selatan terpaksa dinonaktifkan. 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makale, Sanny Christian Mangundap menjelaskan, data penerima bantuan akan dinonaktifkan mulai 1 Oktober 2021 mendatang. 

Adapun penyebabnya karena beberapa data penerima bermasalah. 

Salah satunya data Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta yang tidak aktif.

"Ada 12 ribu peserta. Kemensos juga telah mengeluarkan nama-nama yang akan dinonaktifkan," papar Sanny dalam rapat bersama Bupati Toraja Utara di Rumah Makan Ayam Penyet Ria, Rabu (29/9/2021).

Sementara Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengaku akan segera memperbaiki data peserta yang bermasalah. 

Namun untuk data penerima baru nantinya, Yohanis Bassang akan mengusulkan nama-nama yang berhak menerima bantuan. 

"Saya sudah minta Dukcapil, Dinas Sosial dan BPJS agar segera memperbaiki data peserta yang bermasalah," 

"Agar tepat sasaran, nanti nama-nama yang di usulkan betul-betul berhak atas bantuan iuran yang bersumber dari APBN ini," ungkap Ombas sapaanya. 

Terkait hal ini, Ombas juga akan segera mensosialisasikan naman-nama yang dinonaktifkan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved