Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wajo

Kabar Baik! Sudah Tak Ada Pasien Covid-19 Dirawat di RSUD Lamaddukelleng dan RSUD Siwa

Kabupaten Wajo berstatus zona kuning dalam peta risiko penyebaran kasus Covid-19 atau berada pada kategori risiko rendah.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
RSUD Lamaddukelleng Sengkang 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan terus melandai.

Bahkan, Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Lamaddukelleng dan RSUD Siwa sudah 0%.

"Alhamdulillah, sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat di dua rumah sakit penyangga rujukan di Kabupaten Wajo," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin, Rabu (29/9/2021).

Diketahui, RSUD Lamaddukelleng Sengkang menyediakan 50 tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Sementara, di RSUD Siwa ada 12 tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Safar menyebutkan, masih ada 6 kasus aktif Covid-19 yang masih menjalani isolasi mandiri.

"Masih ada 6 kasus aktif hingga hari ini, semuanya menjalani isolasi mandiri," katanya.

Total, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Wajo mencapai 1.445 orang.

Sudah ada 1.370 orang yang sembuh dan 69 orang meninggal dunia.

Saat ini, Kabupaten Wajo berstatus zona kuning dalam peta risiko penyebaran kasus Covid-19 atau berada pada kategori risiko rendah.

Bahkan, berdasarkan Instruksi Mendagri nomor 44 tahun 2021 tentang PPKM level 4, 3, 2, dan 1 yang diteken Senin (20/9/2021), Kabupaten Wajo saat ini berada dalam kriteria PPKM level 2.

"Kita berharap kasus Covid-19 melandai dan angka kesembuhan terus meningkat agar bisa kembali ke zona hijau. Saat ini, kita berada di zona kuning dalam peta risiko penyebaran Covid-19," katanya.

Safar tetap mewanti-wanti masyarakat, terlebih lagi dengan kemunculan varian baru Covid-19 jenis Mu.

Kabid humas Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Kabupaten Wajo itu meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan setiap beraktifitas di luar rumah.

"Mari terapkan protokol kesehatan 5 M, apalagi saat ini kasus Covid-19 terus bermutasi, mari saling menjaga. Dan tentu saja kita mewaspadai varian baru Mu," katanya.

Menerapkan 5M, yakni memakai masker, rutin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Selain itu, Safar juga meminta warga untuk melakukan vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan kekebalan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Jangan lengah karena kita tidak tahu kapan gelombang pandemi akan berakhir, dan tentunya kita tetap mewaspadai varian baru Covid-19," katanya.

66 Kasus Baru

Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Selasa (28/9/2021).

Terlihat, provinsi dengan angka penambahan pasien terkonfirmasi terbanyak yakni, Jawa Tengah 308 pasien.

Diikuti Jawa Barat 205 pasien, Jawa Timur 179 pasien, Sumatra Utara 105 pasien dan DKI Jakarta 104 pasien.

Sementara Sulawesi Selatan di angka 66 pasien. Angka itu turun dari sehari sebelumnya di angka 30 pasien.

Dengan penambahan 66 pasien di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien terkonfirmasi tembus 108.472 orang.

Sementara untuk pasien sembuh naik 52 pasien. Angka tersebut turun dibandingkan sehari sebelumnya di angka 85 pasien.

Dengan penambahan 52 pasien sembuh di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien sembuh tembus 104.350 pasien.

Untuk pasien positif yang meninggal tambah 2 pasien, di angka 2.203 pasien.

Artinya, pasien aktif Covid-19 di Sulsel di angka 1.919 pasien.

Angka itu didapatkan dari angka kumulatif pasien terkonfirmasi dikurangi angka kumulatif pasien sembuh, dikurangi lagi angka kumulatif pasien positif meninggal.

Sebanyak 1.919 pasien aktif tersebar di rumah Orang Tanpa Gejala (OTG) atau kontak erat yang isolasi mandiri.

Lalu beberapa dirawat di rumah sakit rujukan dan non rujukan di Sulsel.

Sementara angka pasien terkonfirmasi selama September 2021 di angka 3.832 pasien.

Artinya rerata penambahan pasien Covid-19 di angka 137 pasien per hari.

Dimana penambahan pasien tertinggi terjadi pada Rabu (1/9/2021) dengan 297 pasien.

Sementara penambahan terendah terjadi pada Senin (20/9/2021) dengan 20 pasien.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved