Breaking News:

Tribun Makassar

VIDEO: Aniaya Warga, Penjual Kelontong di Pettarani Makassar Ditangkap

Kini AS pun mendekam di sel tahanan Polsek Panakkukang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Suryana Anas

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang penjual kelontong berinisial AS (42) ditangkap Tim Resmob Polsek Panakkukang, Makassar.

Warga Jl Racing Center itu, ditangkap setelah membacok SY alias Dg Tutu (39) warga Jl Adiyaksa Baru, Makassar.

Kapolsek Panakkukang, AKP Andi Ali Surya yang ditemui di kantornya, mengatakan penganiayaan itu, berlangsung di Jl AP Pettarani, Makassar, Minggu kemarin.

"Pelaku (AS) kami amankan berdasarkan pelaporan tindak pidana penganiayaan menggunakan sebilah parang," kata AKP Andi Ali Surya, ditemui, Senin (27/9/2021) malam.

Aksi penganiayaan itu, lanjut Andi Ali Surya, dipicu karena ketersinggungan pelaku AS.

AS yang tersinggung dengan perkataan SY, pun mengambil sebilah parang dan melancarkan aksi pembacokan.

"Pelaku (AS) merasa tersinggung dan sakit hati, setelah itu dia langsung mengambil satu buah senjata tajam jenis parang dan langsung melakukan pembacokan," ujarnya.

Akibat pembacokan itu, SY Dg Tutu pun mengalami luka terbuka di tangan dan betis.

Ia pun harus menjalani perawatan intensif di RS Ibnu Sina, Makassar.

Terpisah, AS mengatakan, dirinya melakukan pembacokan lantaran tersulut emosi dengan tingkah SY.

Pasalnya, kata AS, dia didatangi SY dan mengalami pemukulan.

"Dia masuk di ruangan saya terus dia pukul saya, saya beberapa kali dipukul tapi diamji," ujarnya.

AS yang gusar dengan ulas SY, lanjut dia, akhirnya tersulut emosi dan menyerang balik.

Meski demikian, akibat perbuatan AS, dirinya dijerat pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Kini AS pun mendekam di sel tahanan Polsek Panakkukang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved