Breaking News:

Tribun Wajo

Save the Children Indonesia Bagi 3.780 Paket Belajar Siswa di Wajo

Program ini telah berjalan sejak Februari sampai Oktober 2021 dengan target 40 sekolah yang tersebar pada tiga kecamatan.

Humas Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Amran Mahmud, menerima secara simbolis bantuan 3.780 paket belajar dari Save the Children Indonesia di Kantor Bupati Wajo, Senin (27/9/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Bupati Wajo, Amran Mahmud, menerima secara simbolis bantuan 3.780 paket belajar dari Save the Children Indonesia di Kantor Bupati Wajo, Senin (27/9/2021).

Bantuan paket belajar itu diberikan sebagai bentuk kepedulian Save the Children Indonesia dalam merespons dampak pandemi Covid-19 pada sektor pendidikan.

Distrik Coordinator Save the Children Indonesia, Cocci Matanari mengatakan bahwa khusus di Wajo pihaknya bekerja sama dengan Wajo Institute didukung Mars Wrigley Foundation.

Program tersebut telah berjalan di tengah pandemi Covid-19 melanda Kabupaten Wajo.

"Program ini telah berjalan sejak Februari sampai Oktober 2021 dengan target 40 sekolah yang tersebar pada tiga kecamatan dalam wilayah Wajo," katanya.

Tiga kecamatan yang dimaksud adalah Kecamatan Pitumpanua, Kecamatan Keera, dan Kecamatan Gilireng.

Amran Mahmud merespons positif langkah Save the Children Indonesia bersama Wajo Institute dan Mars Wrigley Foundation.

"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kita yang tengah belajar dalam situasi sulit akibat pandemi Covid-19, khususnya untuk pengadaan perlengkapan belajar," katanya.

Ia berharap dengan adanya bantuan paket belajar bisa meringankan beban orang tua para pelajar di masa pagebluk ini.

Amran Mahmud juga berharap melalui program kunjung guru, dapat membantu keberlangsungan kegiatan belajar jarak jauh selama pandemi bagi anak-anak yang harus belajar dari rumah.

"Kita berharap dengan program kunjung guru ini, pembinaan anak didik kita tetap berjalan meski di tengah pandemi," katanya.

Bantuan yang diberikan Save the Children Indonesia melalui program ini berupa dukungan program kunjung guru yang melibatkan 124 kelas 1, 2, dan 3 pada 40 sekolah. 

Selain itu, melalui program ini digelontorkan pula 80 unit alat cuci tangan portabel, 3.080 buku bacaan, dan 3.780 paket tas belajar.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Faisal juga turut hadir.

Sebagaimana diketahui, pembelajaran tatap muka (PTM) secara langsung sudah mulai diterapkan secara bertahap mengikuti zonasi Covid-19 di Kabupaten Wajo sejak 6 September 2021.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved