Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bantaeng

VIDEO: Warga Papan Loe Keluhkan Bau Busuk dan Debu Pabrik Nikel

Aktivitas perusahaan PT Huadi Nickel Alloy di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan mulai dikeluhkan warga Desa Papan Loe.

Tayang:
Penulis: Achmad Nasution | Editor: Hasriyani Latif

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Aktivitas perusahaan PT Huadi Nickel Alloy di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan mulai dikeluhkan warga Desa Papan Loe.

PT Huadi Nickel Alloy merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan dan pemurnian nikel.

Perusahaan smelter nikel itu terletak di Desa Papan Loe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng.

Pantauan TribunBantaeng.com, di lokasi pemukiman warga di sekitar perusahaan sangat terasa bau busuk yang diduga berasal dari ativitas perusahaan tersebut.

Tampak juga kepulan asap dari PT Huadi sampai ke pemukiman warga.

Warga Papan Loe, Ira mengatakan aktivitas perusahaan yang menimbulkan bau busuk sudah berlangsung lama.

"Kalau dari Huadi sudah beberapa tahun sudah baunya," kata Ira saat ditemui TribunBantaeng.com, Kamis (23/9/2021).

Selain itu, debu juga membuat warga mengalami sesak nafas. 

"Akibat debu kadang sulit bernafas. Jangankan anak-anak sedangkan kita orangtua kadang naik di kepala baunya itu kayak bau racun sama debunya," jelasnya.

Kini anak Ira sudah merasakan dampaknya yang saat ini mengalami batuk-batuk dan bersin-bersin.

"Kondisinya anakku batuk-batuk, bersin-bersin," lanjutnya.

Selain itu, debu juga berdampak hingga mencemari makanan warga.

Mereka tak bisa makan makanan yang telah dimasak apabila ditinggal sebentar dan tidak dalam kondisi tertutup.

"Kalau makanan harus ditutup semua kalau tidak ditutup merah-merah semua tidak bisa dimakan karena debu," ujarnya.

Warga Papan Loe, Kamal juga mengungkapkan bahwa warga mengalami penyakit hingga ada yang sudah dirawat di klinik.

"Saat ini sudah ada yang dirawat di klinik, sakit yang dirasakan batuk-batuk, gatal-gatal ada juga sesak," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantaeng, Nasir Awing mengaku akan mendatangi PT Huadi bersama OPD terkait lainnya.

Ia membenarkan akan adanya dampak bau yang ditimbulkan oleh aktivitas PT Huadi.

Namun, pihaknya masih menunggu uji laboratorium untuk memastikan dampak buruk dari bau itu. 

"Tidak bisa dipungkiri, memang ada dampak bau tetapi harus ada uji lab apakah itu melewati ambang batas atau tidak dan itu Huadi sudah mengirimkan data untuk diuji," jelasnya.

Simak videonya:(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved