Breaking News:

Tribun Bulukumba

Rp 4 Miliar Insentif Nakes di RSUD Bulukumba Belum Dibayar

Refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah dilakukan.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
DOK TRIBUN-TIMUR.COM
Ilustrasi - UPT Puskesmas Bontonyeleng melakukan vaksinasi kepada tenaga medis atau tenaga kesehatan (Nakes). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah dilakukan.

Jumlahnya mencapai Rp 52 Miliar. Rp14 Miliar diantaranya diperuntukkan membiayai penanganan Covid-19. 

Anggaran itu juga diharap dapat menutupi pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes), yang hingga kini belum dibayarkan.

Anggota DPRD Bulukumba, Juandy Tandean, Sabtu (25/9/2021), mengatakan, dari hasil informasi yang diberikan perawat, insentif mereka untuk penanganan covid belum dibayarkan.

"Ada dana hasil refocusing sebesar Rp52 Miliar, itu peruntukannya untuk penanganan dan hal-hal yang mengenai covid, harusnya karena anggaran covid, maka petugas nakes sudah mendapatkan insentif," tegas Juandy.

Kasihan kata legislator Golkar itu, nakes menjadi ujung tombak tapi mereka belum mendapatkan insentif.

Kasubag Humas dan Promkes RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba, Gumala Rubiah, membenarkan info itu.

Ia mengaku jika insentif nakes khususnya yang berada di lingkup RSUD belum semua terbayarkan, khusunya di tahun 2020 lalu.

Dimana di tahun 2020 lalu total yang belum terbayarkan Rp 4.758.068.191. 

Itu dikarenakan anggaran tersebut tengah diaudit oleh Inspektorat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved