Breaking News:

Bakti Syafruddin ke Hj Lu’luwiyah

Demi Ibu, 3 Kali Jenderal Polisi Bintang 3 Ini Tinggalkan Rapat Kabinet dengan Jokowi

Sepekan terakhir, sang "Puang Nene"  kembali mendapat perawatan intensif pada salah satu rumah sakit di Makassar."Alhamdulillah,  mulai agak baikan."

Editor: Thamzil Thahir
courtesy_@haji_syafruddin
MAKAM RASULULLAH - Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Haji Syafruddin Kambo (60), bersama ibunya Hj Lu'luwiyah (91) saat menunaikan umrah di depan pintu makam Rasulullah Muhammad SAW di Masjid Nabawi, Madinah, 2018 lalu. Kala itu, mantan Wakapolri (2016-2018) itu, baru saja menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (2018-2019). 

IBU adalah bakti tertinggi dan sejati seorang anak.

"Saya pernah, tiga kali tinggalkan sidang kabinet, sidang paripurna izin ke Presiden (Jokowi), karena ibu saya sakit di Makassar," ujar Komisaris Jenderal (purn) H Syafruddin Kambo (60 tahun), menggambarkan bakti kepada ibunya, Hj Lu'luwiyah (91 tahun),  Jumat (24/9/2021) malam.

Saat menyampaikan pengakuan itu,  Tokoh Muslim Indonesia ini terdiam beberapa jenak.

Nafas Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (2016-2018) itu tertahan.

Tokoh Muslim Indonesia sekaligus Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Komjen Pol (Purn) Dr (Hc) Syafruddin
Tokoh Muslim Indonesia sekaligus Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Komjen Pol (Purn) Dr (Hc) Syafruddin (DOK TRIBUN TIMUR)

Dengan tatapan mata yakin, dia menyambung; “Itu cuma urusan dunia. Urus ibu itu bisa mengantar kita ke akhirat.”

Sidang kabinet adalah mandatory official meeting yang wajib dihadiri 43 menteri di Kabinet Kerja I Jokowi-JK, kala itu.

Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini ingat betul momen berbakti kepada ibu itu.

Menjelang tahun kedua (2018-2019) jabatannya sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (kemenPAN-RB) Syafruddin memilih pulang menjenguk dan merawat ibunya di Pavilun RS Siloam, Makassar.

"Hampir tiga hari saya tidur di ruang perawatan, tunggui Puang Nene' (sapaan akrab sang ibu)," ujarnya kepada Tribun, di Jl Batu Putih, Kelurahan Mangkura, Kecamatan Ujungpandang, Makassar.

Dan baginya, momen seruoa bukan pilihan melainkan pengabdian yang akan terus berulang, sepanjang hayat ibu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved