Breaking News:

Tribun Palopo

Peringati Hari Tani, Mahasiswa Palopo Tuntut Penerapan UU Reforma Agraria

Berlangsung di depan traffic light Jl Andi Djemma depan Kantor Wali Kota Palopo, kemudian bergeser ke Kantor DPRD Kota Palopo.

Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/ARWIN
Sejumlah mahasiswa demonstrasi di depan Kantor DPRD Palopo 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO -  Aliansi Front Perjuangan Rakyat menggelar aksi unjuk rasa di Kota Palopo.

Berlangsung di depan traffic light Jl Andi Djemma depan Kantor Wali Kota Palopo, kemudian bergeser ke Kantor DPRD Kota Palopo.

Jenderal Lapangan Adri Fadhli mengatakan, aksi ini dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional.

Mahasiswa menuntut penerapan UU Reforma Agraria di Indonesia.

Mereka menilai, UU Reforma Agraria belum diterapkan dengan baik. Terbukti dengan banyaknya persolan-persoalan tanah yang dialami masyarakat.

"Sudah 61 tahun Undang-Undang Pokok Agraria disahkan, monopoli tanah masih saja terus berlangsung, bersamaan dengan itu rakyat kecil masih sangat susah mendapatkan akses atas tanah," kata Adri dalam selebaran orasinya.

Ia menyebutkan, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dalam laporannya sepanjang tahun 2020 memperlihatkan anomali wajah konflik agraria di tengah perekonomian nasional yang sedang minus pertumbuhan.

Lanjutnya, biasanya, dalam suatu negara yang mengalami resesi, konflik agraria layaknya juga terjadi penurunan.

Sebab, rencana investasi atau ekspansi kapital berskala besar yang bersifat Lapat Tanah cenderung menahan diri, efisiensi bisnis, modal berkurang signifikan atau mengalami kolaps.

Di tahun 2020, di tengah PSBB kemudian PPKM kata Adri, konflik agraria terus meningkat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved